Kamis, 26 Februari 2026 6:45

KORANMANDALA.COMPersib Bandung akan menjalani laga krusial saat menjamu Ratchaburi FC dalam lanjutan AFC Champions League 2 () di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, malam ini. Laga ini menjadi penentuan nasib Maung Bandung di kompetisi Asia.

Mantan pemain Persib era 90-an, , menilai pelatih Bojan Hodak sebenarnya sudah memiliki gambaran taktik untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan 0-3 pada pertemuan sebelumnya.

“Bojan pasti sudah punya skema. Dari hasil kemarin 0-3 itu dia sudah punya evaluasi dan gambaran untuk pertandingan besok. Tinggal bagaimana penerapannya di lapangan,” ujar Sujana.

Pemkot Bandung Berduka, Ibunda Wali Kota Muhammad Farhan Wafat

Menurutnya, pertandingan ini memang penting, tetapi bukan sekadar soal hidup dan mati. Ia melihat ada dilema yang harus dipikirkan matang oleh tim pelatih, terutama dalam membagi fokus antara kompetisi Asia dan liga domestik.

“Pertanyaannya sekarang, apakah memang harus ambil ACL ini atau fokus di liga? Tidak bisa dua-duanya dipaksakan. Harus ada pilihan. Kalau habis-habisan di ACL, jangan sampai di liga malah kehabisan tenaga,” katanya.

Meski begitu, Sujana berharap Persib tetap tampil tanpa tekanan berlebihan. Ia menegaskan target realistis yang harus dikejar lebih dulu adalah mencetak tiga gol untuk membuka peluang.

“Minimal kita bisa masukin tiga dulu. Jangan mikir lebih jauh. Yang penting tiga dulu, nanti situasi pertandingan akan berkembang sendiri,” tegasnya.

Ia juga berharap kembalinya Beckham Putra bisa memberikan warna berbeda dalam permainan tim, terutama dalam membantu kreativitas serangan dari lini kedua.

Evaluasi terbesar Sujana tertuju pada lini tengah. Ia menilai kekalahan sebelumnya tidak lepas dari lemahnya penguasaan sektor tersebut. Dalam pertandingan level Asia, kata dia, kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

“Di ACL salah passing sedikit saja bisa jadi blunder. Gol pertama kemarin itu berawal dari salah kontrol. Di tengah kita kalah, akhirnya bola cepat sekali sampai ke belakang tanpa ada delay,” ujarnya, merujuk pada momen yang melibatkan Eliano Reijnders.

Menurutnya, kunci permainan Persib ada pada penguasaan lini tengah. Jika sektor itu bisa dikendalikan, alur serangan lawan dapat diputus sebelum membahayakan pertahanan.

“Motor serangan itu dari tengah. Kalau kita bisa kuasai tengah, otomatis pertahanan lebih aman,” katanya.

Ia juga menyebut peran Marc Klok akan sangat vital dalam menjaga ritme permainan dan distribusi bola.

Terkait lini depan yang dinilai kurang tajam, Sujana menilai persoalan Persib bukan semata pada striker. Ia melihat karakter permainan Bojan memang tidak selalu bertumpu pada penyerang murni.

“Karakter Bojan itu gol sering datang dari lini kedua. Striker bukan tipe pembunuh seperti David. Tapi untuk buka ruang dan screening bola, ada. Jadi support dari gelandang harus benar-benar maksimal,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Sujana meminta Persib bermain lepas namun tetap disiplin, terutama di sektor tengah yang menjadi jantung permainan.

“Main seperti biasa saja, jangan terlalu terbebani. Tapi lini tengah harus benar-benar dikuasai. Itu kuncinya,” pungkasnya.

Koranmandala.com

Exit mobile version