ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Tertinggal 3-0 dari Ratchaburi bukan situasi yang mudah diterima. Namun bagi bek Persib Bandung, Federico Barba, harapan belum sepenuhnya padam untuk Maung Bandung.
Di tengah kekecewaan usai kekalahan telak, Barba memilih menyalakan optimisme dan menjaga keyakinan bahwa segalanya masih mungkin terjadi.
“Saat kalah 0-3, tidak banyak kata yang bisa disampaikan. Namun, kami masih punya satu pertandingan di kandang dan kami sangat kuat di sana. Semua masih bisa terjadi,” ujar Barba dengan nada penuh tekad.
ADVERTISEMENT
Resmi Diundur! Persib vs Borneo Geser ke Maret, Maung Bandung Prioritaskan Laga Asia
Bek asal Italia itu percaya, bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri akan menghadirkan energi berbeda. Sorakan suporter, tekanan atmosfer stadion, hingga kebanggaan mengenakan lambang di dada menjadi bahan bakar tambahan untuk bangkit.
“Pertandingan kandang akan berbeda. Kami sangat kuat di sana dan kami tahu itu. Kami masih percaya bisa membalikkan keadaan,” lanjutnya.
Sepakbola dan Momentum Pembuktian
Sepakbola selalu menyimpan ruang untuk kejutan. Selama peluit akhir belum dibunyikan, asa itu tetap hidup. Persib kini dituntut tampil tanpa beban, tetapi dengan keberanian penuh.
Laga kandang bukan sekedar pertandingan, melainkan momentum pembuktian bahwa Marc Anthony Klok CS belum habis dan masih layak diperhitungkan.
Dengan dukungan penuh publik sendiri, harapan comeback itu tetap hadir dan siap diperjuangkan hingga menit terakhir di Gelora Bandung Lautan Api.***
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






