ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Persaingan ketat di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim ini kian sulit ditebak. Bek andalan Persib, Alfeandra Dewangga, mengingatkan rekan setimnya untuk tidak memandang sebelah mata posisi lawan di papan klasemen.
Pernyataan ini muncul setelah tim berjuluk Maung Bandung harus bersusah payah saat menghadapi PSBS Biak, Minggu 25 Januari 2026 dan hanya membukukan satu goal.
Meski secara statistik kedua tim terpaut jarak klasemen yang cukup signifikan, realita di lapangan menunjukkan hal yang berbeda.
ADVERTISEMENT
Anomali Sepak Bola Indonesia
Dewangga mengakui bahwa kasta tertinggi sepak bola Indonesia memiliki karakteristik yang unik, di mana status tim unggulan tidak menjamin kemenangan mudah.
“Kemarin juga kesusahan (lawan PSBS), padahal klasemen jauh. Karena di sepakbola Indonesia tidak ada yang bisa diprediksi, siapa yang bisa menang, siapa yang bisa kalah,” ujar Dewangga.
Determinasi setiap tim untuk meraih poin seringkali menjungkirbalikkan prediksi di atas kertas.
Menang di Setiap Laga
Persib Bandung memang dituntut untuk tampil konsisten demi mengamankan posisi di papan atas klasemen BRI Supee League 2025/2026.
Dewangga menegaskan bahwa timnya saat ini tidak ingin terlalu pusing memikirkan lawan, melainkan fokus pada performa internal mereka sendiri.
“Penting bagi kami adalah kemenangan pada setiap pertandingan sampai akhir musim,” tegas mantan pemain timnas Indonesia tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





