ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Peluang Persib Bandung melangkah ke perempat final AFC Champions League Two (ACL2) dinilai terbuka lebar. Keyakinan itu datang dari mantan pemain Persib era 1990-an, Sujana, yang menilai Maung Bandung memiliki modal kuat untuk menaklukkan Ratchaburi FC di babak 16 besar.
Menurut Sujana, pengalaman Persib menghadapi klub-klub Thailand pada fase grup menjadi bekal penting jelang laga krusial tersebut. Ia menyebut, Persib bukan hanya sekadar ikut berkompetisi, tetapi sudah teruji dan mampu berbicara banyak di level Asia.
“Persib sudah bertemu tim Thailand di fase grup dan bisa mengalahkan mereka. Itu bukti kalau secara kualitas, Persib tidak kalah,” ujar Sujana saat diwawancarai, Minggu 18 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
Persib Bandung Didenda 60 Juta Akibat Penyalaan Petasan Usai Laga Kontra Persija
Namun, Sujana mengingatkan bahwa kompetisi Asia memiliki karakter berbeda dibanding liga domestik. Kesalahan kecil yang kerap dianggap sepele di Liga 1, menurutnya, bisa berujung fatal saat tampil di ACL2.
“Di Asia itu tidak ada ruang untuk lengah. Satu kesalahan kecil, satu salah posisi, bisa langsung dihukum gol. Persib harus fokus penuh dari menit awal,” tegasnya.
Mantan gelandang Persib itu juga menyoroti pentingnya kedewasaan bermain dan disiplin taktik, terutama saat menghadapi tim seperti Ratchaburi yang dikenal cepat dalam transisi dan efektif memanfaatkan peluang.
“Persib jangan terbawa tempo lawan. Main sabar, disiplin, dan jangan emosional. Kalau bisa menjaga fokus, peluang menang sangat besar,” tambahnya.
Laga melawan Ratchaburi bukan sekadar duel dua klub, melainkan pertaruhan harga diri sepak bola Indonesia di panggung Asia. Bagi Sujana, ini momentum Persib untuk membuktikan bahwa Maung Bandung bukan hanya raja di negeri sendiri, tetapi juga layak disegani di level kontinental.
“Ini saatnya Persib naik kelas. Materi pemain ada, pengalaman ada, tinggal mental dan fokus yang harus dijaga,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






