ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pertemuan Persib Bandung vs PSM Makassar selalu menghadirkan lebih dari sekedar perebutan tiga poin. Laga ini menjadi benturan dua filosofi sepak bola yang berbeda antara kreativitas dan improvisasi Persib berhadapan langsung dengan disiplin serta kolektivitas khas PSM.
Pada musim ini, Persib tampil sebagai tim berbeda dan seringkali mengandalkan penguasaan bola, permainan melebar, serta keberanian pemainnya dalam melakukan duel satu lawan satu.
Kreativitas menjadi nyawa permainan Maung Bandung yang saat ini memiliki lini tengah kelas wahid dalam upaya membongkar pertahanan lawan yang rapat.
ADVERTISEMENT
Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar : Juku Eja Korban Persib Berikutnya ?
Namun, pendekatan ini juga menyimpan risiko. Ketika sirkulasi bola melambat dan keputusan di sepertiga akhir kurang efektif, Persib beberapa kali kerap kehilangan momentum. Terutama saat menghadapi Malut United beberapa pekan lalu.
Transisi bertahan menjadi aspek krusial yang harus terjaga agar tidak memberi celah bagi serangan balik lawan.
PSM dan Kekuatan Struktur Permainan
Di sisi lain, PSM tampil dengan pendekatan yang lebih pragmatis dan terstruktur. Tim Juku Eja menekankan kedisiplinan posisi, organisasi pertahanan yang rapi, serta efisiensi dalam memanfaatkan peluang.
PSM tidak selalu mengejar dominasi penguasaan bola, tetapi mampu menunggu momen dengan sabar. Serangan balik cepat dan situasi bola mati sering menjadi senjata utama saat lawan terlalu fokus menyerang.
Hadirnya pelatih baru, Thomas Trucha cukup mengubah permainan Juku Eja ke arah yang kebih positif. Meskipun masih banyak kekurangan yang perlu di benahi.
Kunci Pertandingan Ada di Lini Tengah
Benturan dua filosofi berbeda ini berpotensi ditentukan oleh duel di lini tengah. Persib membutuhkan kontrol tempo dan keberanian dalam progresi bola dari Thom Haye CS, sementara PSM akan berusaha memutus ritme permainan sejak awal.
Siapa yang lebih konsisten memenangkan duel perebutan bola dan menjaga kedalaman posisi akan memiliki peluang lebih besar mengendalikan jalannya pertandingan dan meraih kemenangan.***
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






