KORANMANDALA.COM – Persib Bandung terancam kena pembatasan suporter jelang hadapi Bangkok United
AFC menjatuhkan sanksi tegas kepada Persib usai insiden saat menjamu Selangor FC.
Klub dihukum denda besar dan laga kandang selanjutnya harus dibatasi kuota penonton hingga 25 persen saja dari kapasitas stadion.
Kendati Kalah Atas Lion City Sailors, Eliano Reijnders Fokus Tatap Ke Depan Dengan Positif
Aksi suporter Persib Bandung seperti menyalakan flare, melempar benda ke lapangan, serta membentangkan spanduk bernada politik, disebut sebagai pelanggaran serius oleh AFC.
Dampak Nyata bagi Persib
Pembatasan suporter ini membawa sejumlah kerugian bagi Persib, antara lain:
-
Penurunan pendapatan dari tiket.
-
Hilangnya atmosfer “ladang angker” Stadion GBLA, sehingga tekanan bagi tim lawan dan dukungan untuk pemain pun berkurang.
-
Potensi moral pemain turun, karena mereka kehilangan semangat dari sorakan suporter.
-
Kerugian citra klub di mata suporter dan publik, terutama bagi fans setia klub.
Situasi ini sangat pilu menjelang laga kandang terakhir Persib melawan Bangkok United. Laga penting yang bisa menjadi penentu nasib mereka di kompetisi internasional.
Kenapa Suporter jadi Kunci?
Suporter sering kali menjadi “pemain ke-12” di stadion. Sorakan, dukungan, dan kehadiran mereka bisa membangkitkan motivasi pemain.
Dengan sanksi kuota penonton, keunggulan ini hilang. Terlebih lagi menghadapi Bangkok United bisa menentukan layak atau tidaknya Persib Bandung melangkah lebih jauh di ajang internasional.
