ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Gervane Kastaneer sukses bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
Gervane Kastaneer memulai karier di Eropa, tapi kini merumput di Indonesia bersama Persis Solo. Umurnya 29 tahun dan asalnya dari Rotterdam, Belanda.
Selama di BRI Super League, performanya tak selalu mencuri perhatian. Namun sepak terjangnya bersama Timnas Curacao lewat jalur internasional justru membuka jalan menuju sejarah.
ADVERTISEMENT
Curacao Cetak Rekor, Kastaneer Jadi Bagian dari Sejarah
Negara kecil di Karibia ini mengejutkan dunia. Curacao resmi lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menyegel tiket lewat Grup B zona CONCACAF.
Mereka mengumpulkan 12 poin dari enam laga (tiga kemenangan dan tiga hasil imbang).
Keberhasilan ini sangat berharga. Curacao jadi negara dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke putaran final.
Peran Kastaneer: Dari Cadangan Jadi Andalan
Kastaneer memang tak selalu tampil penuh. Tapi kontribusinya dalam kualifikasi tak bisa diremehkan. Ia turun di beberapa laga kunci dan mencetak gol-gol penting.
Selama kualifikasi, Kastaneer membukukan lima gol. Termasuk sebuah hattrick dalam laga melawan Saint Lucia, salah satu momen besar sebelum Curacao melaju ke Piala Dunia.
Meski di klub ia mungkin belum jadi bintang besar, di tim nasional ia membuktikan kualitas dan mental juara.
Harapan Besar Menanti di Panggung Terbesar
Sekarang, nama Kastaneer melambung. Lolos ke World Cup memberi sorotan global. Bukan hanya untuk Curacao, tapi juga bagi Persis Solo dan sepak bola Indonesia.
Bagi Curacao, ini bukan sekadar debut. Ini adalah simbol bahwa negara kecil pun bisa bermimpi besar dan meraih mimpi. Bagi Kastaneer, ini bukti bahwa kerja keras dan kesabaran bisa membawa ke puncak.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






