-
Pengalaman internasional: Van Bronckhorst pernah menjadi pemain top Eropa dan kini sudah berpengalaman sebagai pelatih.
-
Koneksi kultural: Darah Indonesia dari garis keturunan memberikan nilai tambah emosional.
-
Ambisi PSSI: Situasi kursi pelatih Timnas Indonesia sedang cair, dan PSSI tampak serius menjajaki opsi pelatih kelas dunia.
Tekad Saddil Ramdani Raih Angka Penuh Kontra Lion City Sailors
Ada Risiko Besar
Tentu saja, mendatangkan sosok sekelas Van Bronckhorst bukan tanpa risiko:
-
Biaya gaji dan kompensasi sebesar itu bisa memberatkan keuangan PSSI jika target kompetitif tidak tercapai.
-
Harapan publik akan melonjak tinggi. Jika hasil tak sesuai ekspektasi, tekanan terhadap Van Bronckhorst bakal besar.
-
Adaptasi: meski berdarah Indonesia, dia belum pernah melatih Timnas Indonesia sebelumnya. Ia perlu memahami kultur sepak bola Tanah Air dan ekspektasi suporter.
Rumor PSSI ingin merekrut Giovanni van Bronckhorst memang sangat menggoda. Namun, anggaran sekitar Rp 75 miliar plus kompensasi menunjukkan bahwa ini bukan keputusan ringan.
Jika jadi terealisasi, langkah ini bisa menjadi sejarah besar bagi sepak bola Indonesia. Tetapi juga datang dengan beban besar yang harus dikelola dengan matang.*
