ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Janice Tjen, petenis muda Indonesia, berhasil menembus babak 16 besar Chennai Open 2025. Dalam pertandingan yang berlangsung di Maharashtra Tennis Comple, India, 29/10/2025,
Janice berhasil menaklukkan wakil Jerman Caroline Werner dalam laga tiga set yang penuh ketegangan: 6-4, 6-7, 6-2.
Pertandingan tersebut menjadi bukti ketangguhan mental dan fisik Janice. Ia tampil percaya diri sejak awal, dengan servis pertama yang solid dan akurasi tinggi. Meski sempat kehilangan set kedua dalam tie-break,
ADVERTISEMENT
Janice bangkit di set ketiga dengan permainan agresif dan strategi yang matang. Kemenangan ini bukan hanya membawa Janice ke babak selanjutnya, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu petenis Asia Tenggara yang patut diperhitungkan di kancah WTA.
Redfoo Eks LMFAO Resmi Debut sebagai Pemain Tenis Profesional
Chennai Open bagian dari WTA Tour
Chennai Open adalah turnamen tenis profesional yang telah mengalami transformasi signifikan sejak pertama kali digelar. Berikut sejarah lengkapnya.
Chennai Open, yang kini dikenal sebagai WTA Indian Open, pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003 di Hyderabad, India. Turnamen ini merupakan bagian dari WTA Tour dan dimainkan di lapangan keras luar ruangan.
Selama periode awalnya, ajang ini berpindah-pindah lokasi antara Hyderabad, Bangalore, dan Chennai, sebelum akhirnya menetap di SDAT Tennis Stadium, Chennai mulai tahun 2022.
Turnamen ini memiliki format undian 32 pemain tunggal, 16 kualifikasi, dan 8 pasangan ganda, dengan total hadiah mencapai $251,750.
Setelah jeda tiga tahun, WTA mengumumkan bahwa Chennai Open akan kembali digelar pada akhir Oktober 2025, memperkuat posisinya sebagai turnamen reguler dalam kalender WTA dan membuka peluang lebih besar bagi petenis dari kawasan Asia untuk bersaing di level dunia.
WTA Tour merupakan rangkaian turnamen tenis profesional tingkat dunia khusus untuk atlet wanita, yang diselenggarakan oleh Women’s Tennis Association (WTA).
Profil Janice Tjen
Janice Tjen lahir dan besar di Indonesia, dan sejak usia muda telah menunjukkan bakat luar biasa di dunia tenis. Ia mulai berkompetisi secara profesional di usia remaja dan kini menjadi salah satu petenis tunggal putri terbaik yang dimiliki Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Janice mencatatkan lonjakan peringkat yang signifikan di WTA, bahkan sempat menembus posisi 99 dunia setelah meraih gelar juara di Suzhou WTA 125.
Selain prestasi di lapangan, Janice dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan pekerja keras. Ia kerap membagikan momen latihan dan turnamen melalui media sosial, menginspirasi generasi muda untuk mengejar mimpi mereka di bidang olahraga.
Janice tidak hanya tampil di Chennai Open, tetapi juga mencatatkan kemenangan di China Open dan Jinan Open tahun ini. Ia berhasil mengalahkan petenis Italia Lucrezia Stefanini dan Yafan Wang dari Tiongkok dalam dua turnamen berbeda, memperkuat reputasinya sebagai petenis yang konsisten dan tangguh. ***
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






