ADVERTISEMENT
Beberapa poin kenapa Atep menjagokan Hodak:
-
Prestasi yang konsisten di klub, termasuk membawa Persib Bandung ke trofi‐trofi bergengsi.
-
Gaya permainan yang jelas dan implementatif: strategi pertahanan yang rapat sekaligus serangan balik yang cepat.
ADVERTISEMENT
Tampil Ciamik dan Tak Tergantikan, Begini Kata Teja Paku Alam
-
Kemampuan adaptasi dengan karakter pemain Indonesia, yang menurut Atep cocok dengan filosofi Hodak.
Tantangan di Depan Mata
Namun demikian, menunjuk pelatih bukan hanya soal nama besar. PSSI saat ini tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Tantangannya antara lain yakni menyelaraskan filosofi pelatih dengan kultur pemain lokal, mengembangkan skema jangka panjang, serta mengantisipasi tekanan tinggi dari publik dan media.
Atep sendiri mengingatkan bahwa pelatih baru harus punya waktu untuk membangun “blueprint” tim.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






