Apa Dampaknya?
Mutual termination jadi jalan tengah agar pemecatan berjalan secara elegan. PSSI menyebut bahwa keputusan ini didasari persetujuan kedua belah pihak.
Dengan berakhirnya kerja sama, tim pelatih Belanda tak lagi terlibat dalam aktivitas Timnas, baik senior maupun tim junior. PSSI sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka selama bertugas.
Dua Inisial ‘S’ di Balik Timnas Indonesia: Siapa Mereka?
Namun demikian, keputusan ini menuai reaksi. Media Belanda menanggapi pemecatan dengan nada kritik, meragukan alasan di balik pemutusan kerja sama tersebut.
Mereka menilai pemecatan terhadap Kluivert bisa jadi langkah yang terlalu cepat atau kurang adil.
Siapa yang Layak Menggantikan?
Ketika jabatan kosong, spekulasi langsung bermunculan. Beberapa nama pelatih Belanda berpengalaman menjadi sorotan.
Misalnya, Bert van Marwijk. Ia punya pengalaman menangani tim nasional maupun klub besar. Atau Louis van Gaal, pelatih senior yang dikenal disiplin dan punya nama besar di level klub dan tim nasional.
Namun, PSSI perlu mempertimbangkan aspek kompatibilitas gaya, adaptasi kultur Indonesia, serta visi jangka panjang.
Publik dan pengamat pun berharap agar PSSI tidak mengambil keputusan terburu-buru, melainkan memilih figur yang mampu membangun fondasi kuat ke depan.*
