ADVERTISEMENT
Insiden ini bukan sekadar soal tatap muka atau salam dari pelatih. Ia menyentuh kepercayaan publik.
Selain itu, suporter merasa dilupakan ketika yang mereka harapkan hanyalah pengakuan dan penghargaan atas loyalitas.
Kegagalan tim di lapangan sudah cukup menyakitkan, lalu diikuti sikap yang dianggap “dingin” dari pelatih. Hal itu menyuntik luka baru dalam hubungan tim dengan publik.
ADVERTISEMENT
Kualitas Liga Meningkat, Bojan Hodak Singgung Karena Hal Ini
Ke depan, PSSI harus bertindak cepat:
-
Menjalin dialog terbuka antara pelatih dan suporter
-
Memastikan protokol apresiasi terhadap fans di setiap laga
-
Evaluasi menyeluruh performa, bukan hanya hasil
Hanya dengan transparansi dan itikad baik, kepercayaan yang retak bisa diperbaiki. Jika tidak, soliditas dukungan untuk timnas justru bisa luntur.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






