ADVERTISEMENT
Namun, tugasnya tidak ringan. Kluivert menghadapi persoalan ideal atau bukan.
Komposisi pemain belum berkumpul sejak jauh hari, banyak pemain “abroad” baru bergabung jelang pertandingan, sehingga adaptasi taktis dan kebersamaan tim jadi tantangan nyata.
Strategi & Peluang Indonesia untuk Mengubah Sejarah
Zulkifli Perkuat Persib U20 di EPA 20252026
ADVERTISEMENT
Garuda harus main cerdas dan agresif sejak menit awal. Karena Irak kerap dominan di lini tengah dan transisi, Indonesia wajib mengeksploitasi ruang di sisi sayap dan melakukan pressing tinggi.
Kemudian, pertahanan sayap dan antisipasi bola mati menjadi aspek krusial. Irak sering mengandalkan umpan silang dan duel udara.
Garuda perlu menjaga konsentrasi dan kompak di lini belakang agar tak kebobolan cepat.
Timnas Indonesia juga harus memaksimalkan peluang ketika berada di depan gawang. Selama ini, kelemahan utama Garuda terletak pada eksekusi akhik.
Banyak peluang hilang karena kurang tenang di zona kotak penalti.
Jika Indonesia menang dengan selisih dua gol dan Irak menang tipis atas Arab Saudi, skenario poin bisa imbang.
Dalam situasi itu, selisih gol menjadi penentu. Artinya, Garuda tidak boleh hanya menang tipis, ia harus menyodok dengan margin cukup.
Semua Bergantung pada Performa & Mental
Meski rekor lama menekan, Indonesia punya senjata, yakni semangat pantang menyerah dan keinginan membalikkan sejarah. Mental juara bisa menjadi pembeda besar di lapangan.
Namun, Garuda tidak bisa lengah terhadap tekanan lawan atau gangguan emosional. Fokus penuh dari menit pertama hingga akhir mutlak diperlukan.
Jika pemain, taktik, dan mental bisa menyatu, bukan mustahil Indonesia akhirnya mematahkan kutukan kontra Irak.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






