Kamis, 26 Februari 2026 20:12

KORANMANDALA.COM – Manager Persib sekaligus komisaris PT Bermartabat, Haji , akan menggelar acara mancing bersama dengan sebagian mantan punggawa Persib.

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung pada akhir pekan mendatang, tepatnya pada Minggu 12 Oktober 2025 dan berlokasi di Tanjungsari Sumedang.

Menurutnya, selain untuk bersilaturahmi, kegiatan ini juga untuk mengenang memori indah yang sebelumnya pernah terjalin di bawah payung yang sama.

Ini Jadwal Laga Tunda Persib vs Borneo FC

“Saya banyak kenangan dengan Persib, dengan semua mantanpemain. Mereka tahu betul, saya mencintai Persib karena hobi, bukan karena apa-apa. Saya dulu sering nginap di hotel waktu tim main, bukan untuk ikut campur, tapi karena saya ingin dekat dengan mereka,” ujar Umuh.

Tak Pandang Materi, Kecintaan Yang Dalam

Pria yang terkenal dengan topi koboynya tersebut, tak pernah pandang materi terhadap Persib Bandung. Bahkan dirinya rela menjual beberapa aset pribadi karena kecintaannya terhadap Pangeran Biru.

“Dulu saya bisa jual tanah seperti jual kacang goreng, asal Persib menang, pasti saya kasih bonus. Tidak pernah ada taruhan, saya haramkan itu. Semua karena kecintaan saya pada Persib,”

Bahkan, salah satu mantan pemain Persib, Asep Sumantri sangat menantikan hadirnya momen indah ini. Ia pun mengaku tidak permah melupakan kemurahan hati Umuh Muchtar untuk persib.

“Pak Haji itu bukan hanya manajer, tapi seperti orang tua bagikami. Saya pribadi tidak akan lupa, beliau pernah menjual tanahdengan harga murah supaya saya bisa punya rumah sendiri. Itubentuk perhatian yang luar biasa,” ujar Asep.

Niat dan Ketulusan

Tak cukup di situ, Asep begitu teringat saat Umuh Muchtar kerap memberikan bonus kepada para pemain setiap kali berhasil menancapkan tonggak kemenangan.

Situasi tersebut menurut Asep merupakan bentuk ketulusan yang dalam dari pria berusia 77 tahun untuk mendukung Persib Bandung di garda paling depan.

“Kalau menang, pasti ada bonus dari Pak Haji. Itu bukan dari klub, tapi dari kantong beliau sendiri. Kami semua tahu niatnya tulus untuk mendukung Persib,” tambahnya.

Hangat dan Bersemangat

Tak hanya Asep Sumantri, Yudi Guntara pun menilai pria berkumis tersebut selalu membekas di pikirannya karena pribadinya yang hangat menyenangkan dan selalu bersemangat.

“Dulu kalau mau berangkat ke luar negeri, para pemain suka nanya dulu, ‘Pak Haji ikut enggak?’ Kalau beliau ikut, semuasenang. Karena kalau ada Pak Umuh, suasana tim selalu hangatdan bersemangat,” katanya.

Pada acara akhir pekan nanti, semua kenangan manis dan keceriaan masa lalu akan kembali terajut di kediaman Umuh Muchtar

“Mudah-mudahan semua mantan pemain bisa hadir. Ini kesempatan langka untuk nostalgia dan berterima kasih padasosok yang sudah banyak berjasa untuk Persib,” ujar Asep.

Bagi Umuh Muchtar, cinta pada Persib adalah cinta yang pernah habis ditelan waktu.

“Saya berat berpisah dengan Persib. Tapi momen seperti inimengingatkan saya bahwa keluarga besar Persib itu tidak pernahbenar-benar terpisah,” ujarnya.***

Exit mobile version