Pengamat melihat bahwa beberapa pemain pilihan berpotensi belum menemukan performa terbaik di klubnya.
Akibatnya, pelatih sulit memilih komposisi optimal. Belum lagi cedera atau kelelahan setelah kompetisi domestik semakin mempersempit pilihan.
Mental dan Tekanan Publik
Kakang Rudianto Bersyukur Bisa Kembali Dipanggil Timnas Indonesia U-23
Tekanan publik dan ekspektasi tinggi pada Timnas Indonesia menjadi beban psikologis. Kusnaeni menyebut bahwa mental pemain bisa goyah jika hasil awal tidak sesuai harapan.
Padahal, laga melawan Arab Saudi menuntut kesiapan mental tinggi sejak menit awal.
Kekompakan Tim yang Belum Optimal
Lamanya bermain bersama menjadi faktor penting. Kusnaeni mencatat bahwa kombinasi pemain senior dan muda belum sepenuhnya menyatu.
Komunikasi antarlini belum solid sehingga rentan terjadi miskomunikasi saat situasi kritis.
Implikasi untuk Laga Lawan Arab Saudi
-
Potensi Kekalahan Telak
Jika masalah fisik dan konsentrasi belum pulih, Indonesia bisa mengalami kekalahan besar melawan tim yang punya kualitas tinggi seperti Arab Saudi. -
Permainan Terbuka Menjadi Risiko
Dengan gaya menyerang yang dipaksakan, celah pertahanan bisa mudah dibobol. Arab Saudi punya kecepatan dan kedalaman skuat, bisa memanfaatkan kelemahan itu. -
Kegagalan Psikologis
Jika mental tidak kuat, momentum pertandingan bisa bergeser ke pihak lawan. Gol awal dari Saudi bisa menghancurkan kepercayaan diri tim Indonesia.
