Ketika menghadapi Arab Saudi dan Irak yang merupakan lawan kuat di Grup B Putaran 4, ia bakal menerima tekanan besar.
Kurangnya Ketahanan Fisik & Mental
Menjaga gawang di pertandingan penting seperti kualifikasi Piala Dunia sangat menuntut kewaspadaan tinggi selama 90 menit penuh.
Resmi! Arab Saudi Umumkan Skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026, Plus “Privilege” dari AFC
Jika terjadi kesalahan kecil, bisa berujung gol lawan.
Risiko Beban Psikologis
Menjadi kiper utama dalam kondisi penuh tekanan bisa membebani performa mental. Publik, pendukung, dan media bakal memperhatikan setiap gerakannya.
Solusi Alternatif yang Layak Dipertimbangkan
Untuk mengantisipasi potensi risiko, beberapa alternatif bisa menjadi pertimbangan:
-
Nadeo Argawinata
Nama ini mulai muncul sebagai alternatif. Performanya solid bersama klub, dan pengalaman domestik bisa jadi modal yang layak. -
Rotasi atau Backup Cadangan
Tim pelatih bisa menyiapkan cadangan lain sebagai “darurat”, agar tidak terpaku hanya satu nama. -
Latihan Intensif Menjelang Laga
Biarkan Ernando Ari menjalani latihan intensif agar ia lebih siap secara fisik dan mental menjelang laga.
Situasi cedera Emil Audero memaksa Timnas Indonesia bergantung pada Ernando sebagai kiper utama.
Meskipun pilihan itu memberi solusi pragmatis, ada kekhawatiran besar terkait pengalaman, tekanan, dan kesiapan mentalnya.
Jika Ernando bisa tampil prima, tim Garuda tetap bisa bersaing. Namun, tim pelatih harus memitigasi risiko lewat dukungan fisik, mental, dan rotasi agar performa tetap stabil di momen krusial.*
