Skuad yang diumumkan menampilkan nama-nama kunci seperti kapten dan pemain senior yang selama ini jadi tumpuan.
Namun, kabar buruk muncul dari kondisi cedera pemain penting. Misalnya, Salem Al-Dawsari dikabarkan mengalami gangguan sendi pinggul, yang membuat ia absen dari sesi latihan terakhir bersama klubnya.
Jika benar ia absen di putaran keempat, Arab Saudi akan kehilangan salah satu motor kreativitas lini depan. Lawan tentu akan memanfaatkan celah itu.
Kembali Gagal Lakukan Penalti, Manager Persib Bandung Ingatkan Evaluasi
Meski begitu, Timnas Arab Saudi punya kedalaman skuad. Pemain pengganti siap diturunkan tanpa menurunkan kualitas tim secara signifikan.
Tantangan di Putaran Keempat
Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia menjadi lebih sengit. Arab Saudi bakal bertarung melawan tim kuat lain di Asia. Meskipun mendapat dukungan dana dan roster kompetitif, tekanan tetap besar.
Setiap laga mesti dijalani dengan konsentrasi penuh. Stadion kandang bisa jadi tombak utama dalam memenangkan pertandingan. Namun, lawan yang datang pasti menargetkan kejutan.
Dalam tiap pertandingan, aspek kemenangan tipis pun bisa menentukan nasib lolos atau tidak. Arab Saudi harus meminimalkan kesalahan defensif dan memaksimalkan peluang serangan balik.
Peluang bagi Lawan Arab Saudi
Bagi tim lawan, kondisi cedera atau rotasi pemain Arab Saudi bisa membuka jendela kesempatan. Tim lain harus agresif mengeksploitasi kelemahan, mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal.
Selain itu, memanfaatkan tekanan tandang bisa memberi keuntungan psikologis. Bila Arab Saudi lengah dalam pengaturan skema serangan lawan, mereka bisa dijebak dalam perang terbuka.
Lawan harus pintar bertahan tanpa kehilangan daya serang. Strategi counter attack dan transisi cepat bisa mengejutkan skuad Arab Saudi yang terlalu fokus menyerang.*
