Jumat, 27 Februari 2026 18:16

Ia menyebut bahwa sebagai badan sepakbola tertinggi di dunia akan menentukan apakah ia harus mundur atau tetap mengemban kedua posisi tersebut.

“Semua aturan ada di FIFA. Nanti FIFA yang akan bersurat,” kata Erick Thohir.

Sorotan Publik & Tanggapan Internal PSSI

Eko Maung Prediksi Persib Bisa Lolos Fase Grup ACL Two

Publik menyoroti kemungkinan konflik kepentingan karena ia merangkap jabatan sebagai Menpora dan Ketum .

Banyak pihak bertanya apakah ia mampu menjalankan kedua amanah dengan adil dan fokus?

Beberapa anggota Exco PSSI menyatakan mendukung Erick selama ia mampu mengelola kepentingan dengan transparan dan profesional.

Kabar baik pun muncul setelah FIFA memberi sinyal restu. Hal ini menenangkan sebagian masyarakat yang khawatir adanya intervensi politik terhadap otoritas federasi sepakbola.

Tantangan dan Peluang bagi Kepemimpinan Ganda

Kepemimpinan rangkap membawa tantangan besar. Erick harus membagi waktu, tenaga, dan perhatian antara tugas pemerintahan sebagai Menpora dan tugas federasi sebagai ketua PSSI.

Ia harus menghindari benturan kepentingan, menjaga independensi PSSI, dan tetap fokus meningkatkan prestasi sepakbola nasional.

Di sisi lain, situasi ini membuka peluang besar. Sinergi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI bisa berjalan lebih lancar.

Kebijakan pemerintah serta aspirasi FIFA mungkin bisa selaras, khususnya dalam pembinaan usia muda, infrastruktur olahraga, serta persiapan SEA Games 2025 dan agenda internasional lain.*

1 2
Exit mobile version