Kedua, penalti untuk Indonesia yang diabaikan wasit. Ketiga, kartu merah yang diterima Rachmat Irianto di babak kedua.
“Saat kami bermain tandang di Bahrain, semua orang tahu apa yang terjadi. Kami memimpin dan hampir menang, meraih tiga poin. Sayangnya, karena keadaan yang berbeda, hal itu tidak terjadi,” jelas Haye.
ADVERTISEMENT
Timnas Indonesia Terbang ke Australia Hari ini, Minus Tiga Pemain
Thom Haye menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Dukungan dari suporter menjadi motivasi tambahan bagi Skuad Garuda untuk tampil maksimal di sisa pertandingan.
“Menurut saya, semua orang di Indonesia juga sangat bersemangat dan menantikan pertandingan itu. Tentu saja ada satu hal yang berada dalam pikiran kami, yaitu kemenangan,” tegas Haye.
Dengan persaingan ketat di Grup C, setiap poin menjadi sangat berharga. Timnas Indonesia harus tampil tanpa cela saat menghadapi Australia dan Bahrain demi menjaga asa berlaga di Piala Dunia 2026.
Kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi dua laga berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari suporter, Thom Haye dan rekan-rekannya optimistis bisa mencatatkan sejarah membawa Indonesia ke panggung dunia.*
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…