KORANMANDALA.COM – Bagi penyandang diabetes, memilih asupan makanan kerap menjadi tantangan, terutama saat ingin mengonsumsi buah-buahan.
Rasa manis alami buah sering kali dikhawatirkan dapat memicu lonjakan gula darah. Namun, dokter spesialis menegaskan bahwa buah tetap dapat dikonsumsi dengan aman, selama memperhatikan jenis dan porsinya.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Endokrin di Mayapada Hospital Kuningan, dr. Roy Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, menjelaskan bahwa penderita diabetes tidak perlu menghindari buah sepenuhnya. Kuncinya adalah memahami indeks glikemik (IG), yakni ukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula darah.
Sidang Perdana Di PN Bandung Nasrudin Azis Cs, Hakim Tunda ke 3 Maret 2026
“Buah tetap mengandung vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan. Yang perlu diperhatikan adalah jenis buah dan porsinya,” ujar dr. Roy dalam keterangannya.
Pilih Buah dengan Indeks Glikemik Rendah
Menurutnya, buah dengan indeks glikemik rendah (di bawah 55) lebih aman dikonsumsi karena melepaskan gula ke dalam darah secara perlahan, sehingga tidak menyebabkan lonjakan drastis.
Beberapa contoh buah dengan IG rendah antara lain:
-
Apel
-
Pir
-
Stroberi
-
Jeruk
-
Kiwi
Sementara itu, buah dengan IG sedang seperti pepaya dan nanas masih dapat dikonsumsi, namun dengan porsi yang lebih terkontrol.
Hindari Konsumsi dalam Bentuk Jus
Dr. Roy juga menekankan pentingnya mengonsumsi buah dalam bentuk utuh dibandingkan jus. Buah utuh mengandung serat alami yang membantu memperlambat penyerapan gula dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
“Jika dibuat jus, seratnya berkurang dan gula lebih cepat diserap tubuh,” jelasnya.
Perhatikan Porsi dan Kombinasi Makanan
Selain jenis buah, porsi konsumsi menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan gula darah. Aturan sederhana yang dapat diterapkan adalah membatasi konsumsi sekitar satu genggam tangan per sajian.
Untuk hasil yang lebih optimal, buah dapat dikombinasikan dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti kacang-kacangan atau yoghurt tanpa gula. Kombinasi ini membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam tubuh.
Buah Tetap Penting untuk Kesehatan
Secara keseluruhan, buah tetap memiliki peran penting dalam pola makan sehat, termasuk bagi penderita diabetes. Dengan pemilihan jenis yang tepat dan pengaturan porsi yang bijak, konsumsi buah justru dapat mendukung kesehatan tanpa harus memicu lonjakan gula darah.
Edukasi mengenai indeks glikemik dan pengaturan pola makan yang tepat menjadi langkah penting agar penderita diabetes tetap dapat menikmati asupan bergizi secara aman dan seimbang.
