ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Memasuki bulan suci, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah melalui berbagai kegiatan spiritual.
Salah satu yang banyak dicari adalah panduan mengenai amalan Ramadan yang pahalanya dilipatgandakan. Ramadan menjadi waktu istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ramadan dikenal sebagai bulan penuh berkah dan ampunan. Setiap kebaikan yang dilakukan memiliki nilai lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. Karena itu, umat Islam berlomba-lomba mengisi hari-harinya dengan berbagai ibadah yang dianjurkan.
ADVERTISEMENT
Rekor Lengkap Persib Bandung Kontra Klub Thailand Jelang Hadapi Ratchaburi FC
Berikut beberapa amalan utama yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan:
1. Membaca dan Tadabbur Al-Qur’an
Ramadan disebut sebagai Syahrul Qur’an atau bulan Al-Qur’an. Oleh sebab itu, memperbanyak membaca, mengkaji, dan memahami isi Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah paling utama. Banyak umat Islam menargetkan khatam Al-Qur’an minimal satu kali selama bulan suci.
2. Sedekah dan Berbagi Takjil
Sedekah pada bulan Ramadan memiliki keutamaan luar biasa. Memberi makan orang berbuka puasa, berbagi takjil, atau membantu sesama yang membutuhkan dapat mendatangkan pahala besar. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang memberi makan berbuka akan memperoleh pahala setara dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.
3. Shalat Tarawih dan Witir
Shalat Tarawih dan Witir merupakan ibadah malam yang khas dilakukan sepanjang Ramadan. Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat kebersamaan umat Islam di masjid-masjid.
4. I’tikaf di Masjid
Pada sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan melakukan i’tikaf. Amalan ini berupa berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
5. Umrah di Bulan Ramadan
Bagi umat Islam yang memiliki kesempatan, melaksanakan umrah pada bulan Ramadan memiliki keutamaan sangat besar. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa umrah di bulan Ramadan nilainya setara dengan ibadah haji atau haji bersama beliau.
6. Mencari Malam Lailatul Qadar
Salah satu keistimewaan terbesar Ramadan adalah hadirnya malam Lailatul Qadar. Ibadah pada malam tersebut lebih baik dari seribu bulan, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan ibadah pada sepuluh malam terakhir.
7. Menyegerakan Berbuka dan Mengakhirkan Sahur
Dua amalan sunnah ini sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Selain bernilai ibadah, kebiasaan ini juga mengandung hikmah kesehatan dan kedisiplinan dalam berpuasa.
8. Memperbanyak Dzikir, Doa, dan Istighfar
Ramadan adalah momentum terbaik untuk bertaubat dan memohon ampunan. Memperbanyak dzikir, doa, serta istighfar diyakini mampu membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menurut Ustaz Marzuki, seorang pengajar ilmu agama di Bekasi, bulan Ramadan merupakan kesempatan emas bagi setiap Muslim.
“Pada bulan ini, pintu ampunan dibuka lebar dan pahala setiap kebaikan dilipatgandakan. Karena itu sangat rugi jika Ramadan tidak dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tidak hanya ibadah ritual, kebaikan sosial seperti membantu sesama, menjaga lisan, dan mempererat silaturahmi termasuk bagian dari amalan yang bernilai besar di bulan suci.
Dengan memahami berbagai keutamaan tersebut, umat Islam diharapkan dapat mengoptimalkan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri. Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum memperkuat keimanan dan kepedulian sosial. (Muhammad Farhan Rizqi/ MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






