ADVERTISEMENT
Di pasar global, lebih dari 70% konsumen Generasi Milenial dan Gen Z kini memilih brand yang transparan dan beretika.Treelogy menjawab tuntutan ini bukan lewat slogan, melainkan melalui proses nyata fasilitas tersertifikasi, sistem produksi yang dapat ditelusuri, dan standar mutu yang dapat diverifikasi.
Produk Treelogy meliputi bubuk dan kapsul moringa organik untuk kesehatan harian, serta minyak biji moringa cold-pressed untuk perawatan kulit dan penuaan sehat.
Setiap produknya menjadi perpaduan antara integritas ilmiah dan etika regeneratif. Pencapaian besar diraih Treelogy ketika menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mendapat izin BPOM untuk meluncurkan kapsul moringa murni sebagai obat herbal tradisional bersertifikat.
ADVERTISEMENT
Perjalanan menuju persetujuan itu memakan waktu lebih dari setahun dan menandai tonggak baru dalam industri herbal lokal, membuka peluang bagi produsen dalam negeri untuk menghasilkan produk bernilai tinggi tanpa harus mengekspor daun mentah.
Secara global, industri moringa diperkirakan tumbuh dari USD 8.96 miliar pada 2024 menjadi USD 18.2 miliar pada 2030. Sementara itu, sektor herbal Indonesia diprediksi melesat hingga USD 25.4 miliar pada 2033.
Di tengah pertumbuhan ini, Treelogy hadir sebagai suara regeneratif Indonesia, membuktikan bahwa inovasi dapat berjalan selaras dengan etika dan keberlanjutan.
“Treelogy bermula dari sebuah pertanyaan, bisakah kesehatan menyembuhkan manusia sekaligus bumi?” ujar Founder dan CEO Treelogy Sacha Aguila.
“Dengan memastikan moringa kami bebas batang, dipanen saat fajar, dan dikeringkan pada 38 °C, kami menjaga vitalitas yang benar-benar dibutuhkan tubuh,” katanya melanjutkan.
“Tujuan kami bukan mengejar pertumbuhan semata, tetapi menanam keseimbangan mendefinisikan ulang wellness sebagai sistem regeneratif yang memberi kehidupan ke segala arah,” tutur Sacha.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






