Kamis, 26 Februari 2026 12:29

KORANMANDALA.COM – PT Indonesia bakal mengoperasikan 7.982 perjalanan kereta api selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rinciannya terdiri dari 7.038 perjalanan reguler dan 944 perjalanan tambahan.

“Periode mobilitas masyarakat yang sangat tinggi ini menjadi penggerak penting aktivitas perekonomian nasional, sehingga kesiapan sarana, prasarana, dan pelayanan publik menjadi prioritas utama KAI dalam menjaga kelancaran perjalanan pelanggan di akhir tahun,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025).

Dalam sehari rata-rata terdapat 444 perjalanan kereta api yang melayani lintas Jawa dan Sumatera. Penambahan kapasitas ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, sekaligus menjaga layanan transportasi yang stabil pada masa liburan panjang.

KAI Perbaiki Perlintasan Sebidang di Karawang, Fokus pada Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna Jalan

“Setiap penumpang yang bergerak berarti peluang baru bagi sektor wisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga aktivitas usaha di berbagai daerah. Karena itu, keberhasilan Angkutan Natal dan Tahun Baru adalah kontribusi nyata KAI untuk menjaga denyut ekonomi nasional tetap berjalan positif,” ucapnya.

Menurut dia, Angkutan Natal dan Tahun Baru bukan hanya tentang menyediakan kereta tambahan, tetapi memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lebih responsif, rapi, dan humanis.

“Dalam periode Angkutan Natal dan Tahun Baru, jutaan masyarakat bergerak bersamaan. Setiap perjalanan yang terselenggara dengan selamat dan nyaman akan berdampak langsung pada aktivitas wisata, bisnis, dan perputaran ekonomi daerah. KAI hadir untuk memastikan mobilitas itu terjaga dengan kualitas layanan terbaik,” katanya.

Koranmandala.com

Exit mobile version