KORANMANDALA.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Ranting (Musran) dan konsolidasi internal partai yang diikuti pengurus dari berbagai tingkatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Intan Balarea, Jalan Patriot, Tarogong Kidul, Garut, Sabtu (14/3/2026).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Ilham Faturaohman, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
Menurutnya, hingga saat ini PDI Perjuangan Garut telah berhasil membentuk kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan serta kepengurusan ranting di tingkat desa.
Jelang Lebaran, DPRD Garut Soroti Keamanan Wisata Pantai Selatan
“Hari ini kita menyelenggarakan konsolidasi internal partai dengan menghadirkan pengurus PAC dan ketua ranting. Saat ini hampir seluruh PAC sudah terbentuk di 42 kecamatan, dan sekitar 2.210 kepengurusan ranting di tingkat desa juga sudah terbentuk,” kata Ilham kepada wartawan.
Ia menambahkan, total struktur kepengurusan yang telah terbentuk saat ini mencapai sekitar 2.800 pengurus. Ke depan, pihaknya juga akan melanjutkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat anak ranting di tingkat RW.
“Target berikutnya bulan depan kita akan membentuk kepengurusan anak ranting di tingkat RW agar struktur partai semakin kuat sampai ke bawah,” ujarnya.
Selain membahas penguatan organisasi partai, Ilham mengatakan forum konsolidasi tersebut juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global yang dinilai berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi di daerah.
Ia menyinggung sejumlah konflik internasional, seperti ketegangan di Timur Tengah serta konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
“Banyak konflik bersenjata yang terjadi di dunia. Sekilas terlihat jauh dari kita, tetapi sebenarnya memiliki dampak terhadap kondisi ekonomi dan politik Indonesia, termasuk daerah seperti Garut,” katanya.
Menurut Ilham, konflik global tersebut dapat memicu ketidakstabilan harga energi dan pangan yang pada akhirnya berdampak langsung pada masyarakat.
“Ketegangan global biasanya berkaitan dengan perang dagang, energi, maupun mata uang. Itu semua bisa memicu kenaikan harga energi, BBM, maupun kebutuhan pangan yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan Musyawarah Ranting tersebut juga dirangkaikan dengan agenda reses anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Doni Ukon.
Ilham menyebut, dalam reses tersebut Doni Ukon menyampaikan sejumlah program yang tengah dikoordinasikan dengan kementerian terkait, khususnya yang berkaitan dengan sektor energi dan pelayanan publik.
“Beliau juga menyampaikan bahwa sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait mengenai kondisi stok energi nasional. Ada beberapa tantangan, salah satunya soal kapasitas penyimpanan energi,” ujarnya.
Selain itu, kata Ilham, Doni Ukon juga berkomitmen mendukung sejumlah program untuk masyarakat Garut, di antaranya program BPBL, pengadaan listrik KWH bagi masyarakat, serta dukungan sarana pengelolaan sampah seperti motor sampah dan truk sampah.
Di sisi lain, Ilham mengaku bersyukur karena kegiatan konsolidasi tersebut dihadiri oleh perwakilan pengurus partai dari 42 kecamatan dan ratusan desa di Kabupaten Garut.
Menurutnya, kehadiran para kader dari berbagai wilayah menunjukkan soliditas partai menjelang berbagai agenda politik dan pembangunan di daerah.
“Alhamdulillah perwakilan dari 42 kecamatan dan ratusan desa hadir dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan soliditas kader PDI Perjuangan di Garut untuk terus bergerak bersama masyarakat,” pungkasnya.
