Kegiatan tersebut digelar pada 24 Februari hingga 5 Maret 2026 di Posko Bani, Jalan Peta Sukamulya RT 06 RW 09, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung. Program ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) dan Reses Tahun 2026 DPRD Kota Bandung.
Berbeda dari pola reses yang umumnya berhenti pada inventarisasi keluhan warga, pelatihan ini diarahkan pada peningkatan keterampilan vokasional, khususnya bagi perempuan. Dapil 5 sendiri meliputi Kecamatan Bojongloa Kaler, Astana Anyar, dan Regol.
Jadwal Buka Puasa Bandung 7 Ramadhan: Mode “Incognito” ke Langit
Soni menegaskan, reses seharusnya menjadi ruang menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat.
“Pelatihan tata rias ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen kami untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan. Keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri,” ujarnya.
Program ini terselenggara melalui kolaborasi antara DPRD Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung, dan mitra pelatihan NEW BIMMA Cabang Kota Bandung. Sinergi tersebut dinilai penting agar program tidak berhenti pada kegiatan jangka pendek, tetapi berkelanjutan dan tepat sasaran.
Peserta pelatihan dibekali materi mulai dari teknik dasar tata rias hingga praktik langsung. Dengan pendekatan aplikatif, diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat segera diterapkan, baik untuk kebutuhan profesional maupun usaha mandiri.
Secara substansi, pelatihan ini menyasar beberapa tujuan strategis, di antaranya meningkatkan keterampilan praktis masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi perempuan, serta menjawab kebutuhan warga terhadap program pemberdayaan yang konkret.
Langkah ini juga memperlihatkan peran legislatif tak hanya sebagai pengawas dan pembuat kebijakan, tetapi turut mendorong pembangunan sosial dan ekonomi berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Dengan pelatihan tersebut, diharapkan semakin banyak perempuan di wilayah Bojongloa Kaler dan sekitarnya yang mampu meningkatkan kapasitas diri, berdaya secara ekonomi, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Bandung.