ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Anggota DPRD Kota Bandung Komisi II sekaligus anggota Badan Anggaran dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Indri Rindani, menilai momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pergerakan ekonomi daerah, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta ekonomi kreatif.
Menurut Indri, Kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan selama periode libur panjang Nataru. Kondisi tersebut perlu diantisipasi dan dikelola secara optimal agar memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
“Libur Nataru bukan hanya soal peningkatan jumlah wisatawan, tetapi harus menjadi momentum pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. UMKM, pelaku kuliner, ekonomi kreatif, hingga sektor jasa harus benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Indri, Selasa 30 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
Ratchaburi FC Lawan Berat bagi Persib di 16 Besar ACL 2: Siapa Sebenarnya “The Dragons”?
Ia menekankan pentingnya peran Pemerintah Kota Bandung dalam memastikan kesiapan infrastruktur, pengelolaan lalu lintas, kebersihan kota, serta keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Selain itu, Indri juga mendorong optimalisasi ruang-ruang publik dan sentra UMKM agar lebih ramah pengunjung.
Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bandung, Indri menegaskan bahwa efektivitas belanja daerah harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, anggaran yang telah dialokasikan untuk sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif harus tepat sasaran dan mampu menggerakkan roda perekonomian, terutama pada momen strategis seperti libur Nataru.
“Anggaran daerah harus berdampak nyata di lapangan. Momen Nataru ini menjadi ujian sejauh mana kebijakan dan program pemerintah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Indri juga mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tetap memperhatikan aspek ketertiban, keselamatan, serta keberlanjutan lingkungan selama libur panjang. Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Bandung.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, saya optimistis libur Nataru tahun ini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan sekaligus memperkuat citra Kota Bandung sebagai kota tujuan wisata yang aman, nyaman, dan berdaya saing,” tutupnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






