ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PKB, Soni Daniswara, menegaskan pentingnya peran aktif organisasi keagamaan dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial yang kian kompleks di Kota Bandung. Hal itu ia sampaikan saat menggelar kegiatan reses di PC Persis Bojongloa Kaler, Rabu (26/11).
Reses tersebut dihadiri oleh unsur Persis, Pemuda Persis, Pemudi Persis, Himmah, Himi, serta berbagai unsur taskil dan otonom di wilayah Bojongloa Kaler.
Soni menilai, keterlibatan kelompok keagamaan sangat penting untuk memperkuat edukasi sosial dan mencegah meluasnya penyakit masyarakat.
ADVERTISEMENT
Fraksi PKB Dorong APBD Kota Bandung 2026 Berpihak pada Rakyat Kecil dan Kemaslahatan Umum
Menurutnya, persoalan sosial di Kota Bandung tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Karena itu, ia mengajak seluruh organisasi keagamaan untuk aktif melakukan advokasi dan menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi mengenai potensi pelanggaran atau penyimpangan sosial di lingkungan masing-masing.
Soni menjelaskan bahwa beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian serius adalah penyimpangan seksual, judi online, pinjaman online ilegal, hingga isu kesehatan masyarakat.
Dia menilai, maraknya kasus tersebut terjadi karena kemudahan akses informasi, sehingga warga dengan cepat terpapar dan terjebak dalam perilaku berisiko tinggi.
Ia juga menyinggung data gambaran besar Jawa Barat dalam isu pinjaman online dan judi online. Mengacu pada data nasional, sekitar 55,59 persen dari total 282 juta penduduk Indonesia berada di Jawa Barat, sehingga wilayah ini menjadi episentrum maraknya kasus pinjol, judi daring, serta penyalahgunaan narkoba.
Kondisi ini, katanya, semakin mempertegas perlunya keterlibatan masyarakat dan lembaga keagamaan dalam upaya pencegahan.
Soni menilai bahwa operasi penanganan persoalan tersebut kerap terkendala karena sifatnya yang tertutup dan sulit terdeteksi.
Maka, keberadaan organisasi keagamaan yang memiliki jaringan hingga tingkat akar rumput dapat menjadi perpanjangan tangan untuk memberikan edukasi dan menghalangi berkembangnya penyakit masyarakat.
Dia berharap kegiatan reses kali ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat literasi sosial dan kesehatan di tengah masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif warga dan organisasi keagamaan, ia optimistis Bandung dapat menjadi kota yang lebih baik, aman, dan kondusif.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






