KORANMANDALA.COM –Anggota DPRD Kota Bandung, Muhammad Syahlevi Erwin Apandi, menggelar kegiatan reses di Daerah Pemilihan 2.
Dalam agenda tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan wilayah hingga permintaan kebutuhan layanan publik yang dinilai masih belum optimal.
Syahlevi menyebutkan bahwa antusiasme warga dalam kegiatan serap aspirasi kali ini sangat tinggi.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan normal, efektif, dan antusias warga juga bagus. Mereka meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir, itu sangat kami apresiasi,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan di tingkat kewilayahan. Kata politisi muda itu mengatakan paling bayak yang disoroti adalah, Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang masih membutuhkan pemerataan bantuan, permasalahan banjir di beberapa titik yang membutuhkan solusi jangka panjang dan perbaikan saluran air dan gorong-gorong yang dinilai sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
Layanan kesehatan gratis (UHC) yang masih belum diketahui secara menyeluruh oleh warga.
“Banyak warga yang mengeluhkan soal rutilahu dan banjir. Kita akan coba dorong adanya resapan air dan perbaikan gorong-gorong. Untuk kesehatan, kami juga terus sosialisasikan program UHC agar warga yang membutuhkan bisa berobat tanpa hambatan biaya,” jelas Syahlevi.
Selain infrastruktur dan layanan dasar, warga juga mengusulkan adanya pelatihan kerja untuk menambah keterampilan masyarakat. Syahlevi menyebutkan bahwa usulan tersebut sangat relevan dan akan dia perjuangkan ke perangkat daerah terkait.
“Ada juga yang mengajukan pelatihan-pelatihan kerja. Ini penting untuk peningkatan skill masyarakat. Kita dorong supaya program ini bisa diakses lebih banyak warga,” katanya.
Syahlevi menegaskan bahwa reses bukan hanya forum mendengar aspirasi, tetapi juga sarana menyampaikan berbagai program Pemerintah Kota Bandung kepada masyarakat.
“Reses itu bagian dari sosialisasi. Banyak program kota Bandung yang sebenarnya bermanfaat, tapi belum diketahui warga. Tugas kami memastikan informasi ini sampai, agar mereka bisa memanfaatkannya,” ujarnya.
