ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung menggelar Pelatihan Kader Pratama (PKP) dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak bagi seluruh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-Kota Bandung.
Kegiatan ini berlangsung di SMK Assalam Bandung, pada Minggu (26/10/2025), dan diikuti oleh lebih dari 500 kader baru PKB.
Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Hadir dalam kesempatan itu jajaran elite PKB, di antaranya Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Acep Jamaludin, anggota DPR RI Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Cimahi) Habib Syarif, serta seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kota Bandung.
ADVERTISEMENT
Kegiatan juga dihadiri langsung oleh Ketua DPC PKB Kota Bandung H. Erwin, yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung.
Dalam sambutannya, Erwin menegaskan bahwa pelatihan kader bukan sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan kesadaran dan tanggung jawab politik bagi kader PKB.
“Kita menyiapkan generasi baru yang berpikir strategis, berakar kuat di masyarakat, dan siap bekerja untuk rakyat,” ujar Erwin.
Erwin menambahkan, kader PKB diharapkan tidak hanya menjadi pengurus partai, tetapi juga pemimpin sosial di lingkungannya.
“Kita ingin kader PKB membawa semangat keadilan, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Kota Bandung sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bandung, AA Abdul Rozak, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini merupakan gelombang kedua setelah sebelumnya digelar pada awal bulan dan diikuti sekitar 200 peserta.
“Gelombang kedua ini diikuti lebih dari 300 peserta. Ini bagian dari program kaderisasi berjenjang yang menjadi fokus PKB dalam memperkuat basis dan ideologi partai,” ujarnya.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang etika berpolitik, kepemimpinan, dan strategi pengorganisasian di tingkat akar rumput.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi PKB Kota Bandung untuk memastikan pembentukan struktur partai hingga ke tingkat kelurahan.
“PKB ingin memastikan struktur partai benar-benar hidup dan aktif sampai ke tingkat paling bawah. Kader harus memahami bagaimana berpolitik yang santun, berpihak kepada rakyat, dan mampu menjadi pelayan masyarakat,” tambah Rozak.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah pembentukan struktur di tingkat kecamatan selesai, PKB akan melanjutkan pembentukan struktur di tingkat ranting (kelurahan) pada akhir tahun 2025.
Sebagai bagian dari agenda konsolidasi, kegiatan PKP dan Musancab ini diharapkan dapat memperkuat soliditas kader sekaligus memperluas jangkauan organisasi menjelang tahun politik mendatang.
Dengan struktur partai yang telah terbentuk 100 persen di tingkat kecamatan hingga kelurahan, PKB Kota Bandung menegaskan kesiapannya menjadi kekuatan politik yang solid dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






