Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai penggunaan energi listrik yang aman, bijak, dan bertanggung jawab. Dalam sesi edukasi interaktif, siswa mendapatkan materi tentang potensi bahaya listrik, cara penggunaan peralatan listrik yang benar, serta peran PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, mengatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap keselamatan ketenagalistrikan.
“Melalui program PLN Goes to School, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus menanamkan kesadaran kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Generasi muda adalah aset bangsa, dan pemahaman yang baik tentang listrik akan membantu mereka menjadi pribadi yang cerdas, peduli, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan energi,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam membangun budaya sadar listrik di masyarakat.
“Edukasi keselamatan listrik harus dimulai sejak dini. Melalui PLN Goes to School, kami ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan dan pemanfaatan energi yang berkelanjutan,” katanya.
Melalui program tersebut, PLN berharap dapat meningkatkan wawasan siswa sekaligus mendorong lahirnya generasi yang peduli terhadap keselamatan dan keberlanjutan energi di masa depan.