ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –PT PLN (Persero) UP3 Bandung bersama PLN UID Jawa Barat dan YBM PLN UP3 Bandung bergerak cepat menunjukkan kepedulian terhadap mahasiswa perantauan asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang keluarganya terdampak banjir bandang di wilayah Sumatra.
Sebagai bentuk solidaritas, PLN menggandeng UMKM lokal untuk menyediakan makan gratis bagi mahasiswa dari tiga provinsi tersebut yang tengah menempuh studi di Bandung. Program ini bertujuan meringankan beban mereka dan memastikan para mahasiswa tetap fokus pada pendidikan meski berada jauh dari keluarga.
Layanan makan gratis tersedia di dua titik: pertama di kantin Masjid Salman ITB, Jalan Ganesha 10 dan Kantin Fakultas Bahasa dan Sastra UPI, Jalan Setiabudi 229.
ADVERTISEMENT
Mahasiswa cukup menunjukkan KTP Aceh, Sumut, atau Sumbar kepada petugas kantin untuk menikmati makanan tanpa biaya pada jam operasional pukul 11.00–17.00 WIB.
Ketua YBM PLN UP3 Bandung, Lius, menyampaikan bahwa PLN ingin hadir memberikan semangat di tengah kondisi sulit yang menimpa masyarakat di Sumatra.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa tetap kuat dan terus berjuang. Belajarlah sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan, sehingga kelak bisa membangun daerah dan keluarganya. Silakan penuhi kebutuhan makan kalian—biar kami yang menjaga asupan gizinya,” ujarnya.
Manajer UP3 Bandung, Donna Sinatra, menambahkan bahwa PLN dan YBM senantiasa hadir membawa “energi kebaikan” dalam berbagai kondisi.
“PLN ingin menunjukkan komitmennya membantu generasi penerus dari daerah terdampak bencana melalui program makan gratis ini. Semoga langkah ini menjadi inspirasi agar semakin banyak pihak peduli dan bergerak bersama,” kata Donna.
Dukungan juga disampaikan General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, yang menilai inisiatif tersebut sebagai upaya nyata PLN untuk berada di garis depan pelayanan sosial.
“Indonesia sedang menghadapi situasi berat akibat berbagai bencana di Sumatra. Insan PLN harus terus menunjukkan kepedulian dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita mulai dari hal kecil yang berdampak,” ujarnya.
Dengan program ini, PLN berharap mahasiswa perantauan tetap memiliki ketenangan dan dukungan moral untuk melanjutkan studi, sementara UMKM lokal juga mendapatkan manfaat dari kolaborasi tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






