KORAN MANDALA – Persib Bandung akan menghadapi tantangan baru di tengah padatnya kompetisi musim 2026/27.
Setelah menjalani berbagai agenda domestik, Maung Bandung kini harus bersiap menghadapi persaingan di ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup.
Persib tergabung di Grup B bersama sejumlah klub kuat Asia Tenggara, yakni Port FC (Thailand), Johor Darul Ta’zim (Malaysia), Lion City Sailors (Singapura), Cong An Ha Noi (Vietnam), PKR Svay Rieng (Kamboja), dan Shan United (Myanmar).
Surat Piutang Persib ke PT LIB Beredar, Nilainya Rp9,4 Miliar Belum Termasuk Hak Siar
Komposisi tersebut membuat persaingan di Grup B diperkirakan berlangsung ketat. Winger Persib, Mariano Peralta, mengakui timnya tidak akan mendapatkan perjalanan mudah di kompetisi antarklub Asia Tenggara tersebut.
“Grup yang kami miliki adalah grup yang sangat sulit. Di sana ada tim-tim terbaik dari setiap negara, dan tentu saja hal itu meningkatkan level kompetisi,” ujar Peralta.
Bagi Peralta, kualitas lawan justru menjadi tantangan yang harus dijawab Persib melalui persiapan matang. Ia menegaskan tim tidak ingin menjadikan beratnya persaingan sebagai alasan untuk menurunkan target di setiap pertandingan.
“Kami akan menghadapinya dengan cara terbaik dan dengan tanggung jawab penuh,” katanya.
Tantangan Persib tidak hanya datang dari kualitas lawan. ACC Shopee Cup menjadi kompetisi keempat yang diikuti Persib pada musim ini, sehingga beban pertandingan juga semakin bertambah.
Peralta menilai padatnya agenda bukan situasi baru bagi Persib. Dalam beberapa musim terakhir, skuad Maung Bandung terbiasa menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi di berbagai kompetisi.
“Ini hal yang normal bagi Persib. Tiga tahun berturut-turut bermain dengan jumlah pertandingan sebanyak ini. Sekarang ditambah lagi dengan Shopee Cup,” ucapnya.
Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting. Persib perlu menjaga kondisi pemain sekaligus mempertahankan performa ketika harus menjalani pertandingan dalam jadwal yang padat.
Peralta menyebut tim telah mempersiapkan diri melalui program latihan dan mengandalkan kedalaman skuad untuk menghadapi seluruh kompetisi yang diikuti.
“Jadi kami sudah bersiap, berlatih, dan kami memiliki skuad yang sangat luas untuk menghadapi semua kompetisi,” pungkasnya.
Dengan tujuh tim di Grup B, Persib tidak hanya dituntut mampu bersaing secara teknis, tetapi juga menjaga konsistensi di tengah kalender pertandingan yang semakin padat.
ACC Shopee Cup pun menjadi ujian berikutnya bagi kemampuan Maung Bandung mengelola tenaga, skuad, dan target di musim 2026/27.
