KORAN MANDALA –Persib harus menghadapi Manila Digger tanpa salah satu penyerang andalannya, Uilliam Barros Pereira, pada babak pendahuluan AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Senin, 31 Agustus 2026.
Barros dipastikan absen setelah menjalani sanksi kartu merah yang diterimanya ketika Persib menghadapi Ratchaburi FC pada babak 16 besar ACL Two 2025/2026.
Absensi tersebut menjadi pukulan tersendiri bagi pemain asal Brasil itu. Barros mengaku kecewa karena tidak dapat membantu Persib secara langsung dalam laga yang menjadi penentu langkah Maung Bandung menuju fase grup kompetisi Asia.
DPRD Bandung Soroti Masih ada Warga yang Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
Namun, Barros tak ingin sekadar menjadi penonton. Ia berencana hadir di tribun untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.
“Saya merasa sedikit sedih karena tidak bisa berada di lapangan untuk membantu Persib. Namun, saya akan berada di barisan suporter untuk mendukung rekan-rekan setim agar kami bisa tampil maksimal dan mengamankan tiket lolos,” ujar Barros.
Optimisme Barros tetap tinggi. Ia melihat Persib memiliki modal positif saat kembali berhadapan dengan Manila Digger.
Pada pertemuan musim lalu, Persib berhasil menaklukkan wakil Filipina tersebut dengan skor 2-1. Catatan itu diyakini dapat menjadi tambahan kepercayaan diri bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk kembali meraih kemenangan.
“Ini pertandingan yang pernah kami jalani tahun lalu dan kami menang 2-1. Kami berharap bisa mengulang kemenangan itu musim ini. Walau tidak main, saya percaya teman-teman bisa memenangkan pertandingan,” katanya.
Tanpa Bobotoh, Persib Tetap Butuh Energi Positif
Persib bukan hanya kehilangan Barros dalam pertandingan tersebut. Maung Bandung juga harus tampil tanpa dukungan langsung Bobotoh di dalam stadion akibat sanksi yang sedang dijalani.
Kondisi itu membuat pertandingan melawan Manila Digger diprediksi berlangsung dengan atmosfer berbeda. Padahal, laga tersebut memiliki taruhan besar karena kemenangan akan membuka jalan Persib menuju fase grup ACL Two 2026/2027.
Barros pun menyayangkan absennya Bobotoh. Meski tidak dapat hadir di stadion, ia berharap dukungan tetap diberikan dari tempat masing-masing.
“Sedih juga karena kami tidak didukung langsung oleh Bobotoh di stadion. Tapi kami berharap doa dan energi positif dari mereka tetap mengalir agar kami bisa meraih kemenangan dan lolos ke fase grup,” pungkasnya.
Kini, Barros hanya bisa memberikan dukungan dari tribun. Sementara tugas di lapangan berada di pundak rekan-rekannya untuk mengulang kemenangan atas Manila Digger sekaligus menjaga ambisi Persib tetap hidup di kompetisi Asia.
