Tel U Bantu Kembangkan Produk UMKM hingga Pemasaran

KORANMANDALA.COM – Telkom University (Tel-U) membantu mengembangkan UMKM di desa Pangalengan Kabupaten Bandung melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Ketua Tim pelaksana, Taufan Umbara menyebutkan, Program desa UMKM Pangalengan merupakan program yang membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat UMKM di Pangalengan.

Kata dia, UMKM yang dipilih sebagai percontohan sebanyak tujuh bisnis yang secara lokasi berdekatan yaitu di daerah Margamekar, Desa Pangalengan.

ADVERTISEMENT

UMKM tersebut antara lain, Produk Olahan Pertanian ‘Barokah, Hd Susu Caramel, Mahesty Kopi Indonesia, NR Snack, Abon Ayam ‘AsepPos’, Produk Olahan Susu ‘RR’ dan Pia Kawitan.

Program yang diajukan dalam CSR ini adalah untuk membantu permasalahan dalam mengembangkan strategi Go-to-Market masyarakat UMKM di Pangalengan.

“Program Desa UMKM Pangalengan bertujuan untuk menjadikan Pangalengan sebagai ekowisata baru di Kabupaten Bandung, yang menyatukan wisata keindahan alam dan sumber daya beragam UMKM yang ada di Pangalengan, sehingga para pengunjung atau wisatawan dapat dipuaskan dengan berbagai cara,” kata Taufan Rabu 28 Februari 2024

Program desa UMKM ini dilakukan sepanjangan tahun 2023 yang difokuskan pada tiga aspek utama yaitu, pemetaan sosial untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan masalah yang dihadapi UMKM, pengembangan branding dan kemasan produk-produk UMKM serta pembuatan signage fisik untuk memudahkan akses informasi dan pembelian produk-produk UMKM.

Mayoritas pelaku UMKM adalah perempuan sehingga diharapkan program ini memberikan kesempatan kepada perempuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam bidang kewirausahaan.

Hal ini dapat membantu untuk meningkatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Dampak dari Program Desa UMKM Pangalengan sejalan dengan Sustainable Development Goals atau SDGs 5, yaitu Gender Equality.

Selain itu, melalui program ini masyarakat UMKM Pangalengan memperoleh akses ke berbagai peluang untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Ini dapat membantu mereka meningkatkan kesejahteraan selaras dengan SDGs 8 yaitu Decent Work adn Economic Growth.

“Desa UMKM Pangalengan merupakan program yang berkelanjutan dan akan terus memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat UMKM Pangalengan dan masyarakat secara keseluruhan,” jelas Tufan.- *** dwi

Published by
Tags: UMKM

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

11 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

12 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

13 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

13 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

14 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

16 jam ago