Terminal Leuwipanjang, sebuah terminal angkutan Tipe A, melayani berbagai jenis angkutan, termasuk antarkota antar provinsi (AKAP), angkutan kota dalam provinsi (AKDP), dan angkutan non bus. Dibangun sejak 1996.
Terminal ini mulai direvitalisasi secara bertahap sejak 2020, mengusung konsep modern untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Dilengkapi dengan sistem penjualan tiket online dan mesin cetak di terminal, serta dapat dibeli langsung melalui mesin elektronik di terminal, sesuai dengan informasi dari Menhub.
ADVERTISEMENT
Sejalan dengan revitalisasi terminal lainnya, Terminal Leuwipanjang menerapkan konsep mixed use, menjadi terminal modern multifungsi dengan fungsi utama sebagai tempat naik turun penumpang bus, penggerak perekonomian daerah, dan pusat kegiatan sosial, seni, dan budaya.
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…