Sabtu, 28 Februari 2026 19:16

KORANMANDALA.COM –  Merebaknya kembali kasus Covid-19 telah membuat cemas Ketua DPR RI .

Puan Maharani tak ingin kasus Covid-19 tak terkendali dan kembali menyebabkan kematian dalam jumlah banyak di Indonesia.

Atas dasar kekhawatiran tersebut, Puan Maharani meminta pemerintah untuk segera menggencarkan kembali program vaksinasi Covid-19.

“Kami mendorong Pemerintah untuk kembali menggencarkan program vaksinasi Covid-19, baik dosis lengkap maupun booster,” kata Puan Maharani, sebagaimana dikutip dari @dpr_ri,  Kamis 14 Desember 2023.

BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Meningkat, Ini kata Kemenkes

Seperti diketahui, Covid-19 kembali meningkat di Indonesia. Virus tersebut bahkan telah menyebabkan jatuhnya korban.

Di Jakarta misalnya. Berdasarkan informasi dari Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, terdapat dua pasien positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia usai terpapar virus tersebut.

Kedua orang yang berusia 81 dan 91 tahun itu memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan belum divaksinasi dosis keempat.

BACA JUGA: Bangkit Seusai Pandemi Covid-19, Merek Fesyen Bandung Elzatta Targetkan Penjualan Hingga 300 Persen pada Akhir 2023

Secara nasional, menurut catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus Covid-19 meningkat tajam sejak akhir Oktober 2023.

Pada periode 1-26 Oktober, jumlah kasus tercatat 230 sementara angkanya melonjak 54% menjadi 355 pada 1-26 November 2023.

Kenaikan itu diperkirakan sejalan dengan masuknya varian Eris atau EG.5 dan EG.2.

Menurut Puan Maharani, untuk mengantisipasi Covid-19, program vaksinasi dimasifkan lagi sejak sekarang.

BACA JUGA: Apa itu Bakteri Mycoplasma pneumoniae? Simak Penularan dan Gejalanya

Ia juga meminta semua Puskesmas dari fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk pelayanan vaksinasi harus memiliki stok dosis vaksin Covid-19.

“Masyarakat diharapkan bisa mendapat vaksinasi dengan cepat demi meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan dari infeksi Covid-19,” kata dia. (ape)***

Exit mobile version