Berdasarkan laporan Al Jazeera, hingga saat ini, Minggu 8 Oktober 2023, sebanyak 2,3 juta warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza terkepung dalam kegelapan karena aliran listrik yang padam.
Serangan dari Israel meratakan bangunan tempat tinggal mereka dalam ledakan yang sangat besar. Adapun korban yang gugur sedikitnya ada 313 orang.
Dalam hal ini, tentara Israel mengatakan pasukannya menyerang rumah kepala intelijen Hamas di Jalur Gaza. Mereka seakan menjanjikan ‘balas dendam yang besar’ terhadap Hamas.
ADVERTISEMENT
Tentara Israel telah menembakkan rentetan artileri ke Lebanon Selatan setelah Hizbullah menargetkan kelompoknya di Peternakan Shebaa yang disengketakan.
Palestina saat ini sedang tidak baik-baik saja, hingga kini kondisi di wilayah Gaza dan sekitarnya masih belum kondusif.
Brigade Qassam Hamas sebagai sayap bersenjata kelompok perlawanan Plestina juga mengatakan para pejuangnya masih terlibat dalam ‘bentrokan sengit’ di beberapa kota. (del/del)
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…