ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Seorang perempuan bernama Lusiana Damayanti (57) menjadi korban penjambretan di Jl. Gambir Saketi, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, pada Senin (8/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban baru pulang dari ATM swalayan Griya dan diduga telah dibuntuti pelaku sejak dari lokasi tersebut. Pelaku merupakan seorang pria yang mengendarai sepeda motor.
Sesampainya di tempat usaha laundry nya , korban memarkirkan mobilnya dan turun sambil membawa tas. Pelaku yang telah menunggu di belakang mobil langsung menarik tas tersebut.
ADVERTISEMENT
Usai Kalahkan Borneo FC, Persib Fokus Kandaskan Bangkok United
“Saya pulang dari ATM Griya, Katanya ada yang liat dia waktu saya di ATM, terus dia ngikutin saya. Begitu saya turun dari mobil, dia sudah di samping mobil saya dan langsung jambret saya,” ujar Lusiana.
Korban sempat terseret sekitar tiga meter karena tidak melepas tasnya. Akibatnya, ia mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh dan mendapat enam jahitan.
“Tas saya kuat, jadi enggak langsung putus. Saya kegusur sampai tiga meter,” katanya.
Melihat penjambretan tersebut, warga sekitar keluar setelah mendengar teriakan korban. Pelaku melarikan diri ke belokan arah Gang Saketi, namun langsung ditendang oleh beberapa pemuda hingga motornya terjatuh.
Setelah tas berhasil ditarik, pelaku sempat membawa kabur barang milik korban sejauh sekitar tujuh meter. Menyadari hal itu, korban langsung berteriak lantang meminta pertolongan.
“Saya langsung teriak ‘maling! maling!’. Soalnya di sana ada outlet kaos, lagi banyak yang belanja. Tetangga juga langsung pada keluar,” ujar Lusiana.
Saksi mata, Sitepu (65), menyebut pelaku beraksi seorang diri. “Ibunya teriak ‘jambret, jambret’. Anak-anak di sini langsung keluar, motornya ditendang, jatuh. Pelaku sempat diamuk massa,” ujarnya.
Seorang anggota TNI yang melintas kemudian melerai warga dan meminta pelaku dibawa ke kantor polisi. Pelaku akhirnya diamankan ke Polsek Cibeunying Kaler bersama barang bukti sepeda motor dan tas milik korban.
“Barangnya aman semua. Pelakunya anak muda, sekitar umur 23 sampai 25 tahun,” kata Sitepu.
Korban sudah mendapat perawatan di puskesmas terdekat. Ia mengimbau warga, terutama perempuan, untuk lebih berhati-hati saat membawa tas dan selesai melakukan transaksi di ATM.
“Jam berapa pun kita harus hati-hati, karena kejahatan bisa terjadi di mana saja,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






