ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Suasana tenang menjelang sore di Jl. Pembangunan, Kampung Astana Girang, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, mendadak berubah mencekam.
Sebuah bengkel sederhana tiba-tiba dilalap api pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.
Asap hitam membubung cepat dari bengkel milik Deni Hidayat (52). Api diketahui berasal dari mobil Suzuki Katana warna hijau bernomor polisi Z 1372 LE yang saat itu sedang diperbaiki. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menjalar ke seluruh atap bengkel.
ADVERTISEMENT
Di tengah kepanikan itu, dua orang yang tengah berada di dalam bengkel—Deni dan putranya, Dimas (22)—tak mampu menyelamatkan diri. Keduanya terjebak di dalam ruang kerja yang berubah menjadi kobaran api.
Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, SH mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran kendaraan roda empat di bengkel tersebut.
“Menurut keterangan saksi, sumber api awal diduga berasal dari korsleting aki mobil yang sedang diperbaiki,” ujar Agus.
Warga yang menyaksikan api menyala pertama kali berusaha memadamkan kobaran tersebut dengan peralatan seadanya. Namun, hembusan angin membuat api semakin cepat membesar.
Dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Garut tiba beberapa menit kemudian dan bekerja keras memutus rambatan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WIB.
Meski berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr. Slamet Garut, nyawa Deni dan Dimas tak tertolong. Tangis keluarga pecah ketika kabar duka disampaikan pihak rumah sakit.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah. Pernyataan penolakan tersebut telah dituangkan secara resmi di Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul. Kedua jenazah rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menangani kelistrikan maupun aktivitas bengkel lainnya demi menghindari insiden serupa.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






