ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Hari ini (17/10/2025) kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) merayakan 2 tahun Operasi Komersialnya. Dengan tagline yang mereka usung “Semangat melayani sepenuh hati dan tekad untuk terus maju sebagai operator kelas dunia”.
Ironinya, tepat pada hari penting tersebut, justru pelayanan itu ternoda selama beberapa jam manakala aplikasi Whoosh milik KCIC mengalami gangguan sejak Jumat (17/10) sore.
Seorang penumpang asal Bandung yang tidak bersedia disebutkan namanya sempat mengeluhkan antrian akibat kegagalan pelayanan pemesanan tiket via daring ini. Namun ia bersyukur bahwa ada aksi tanggap darurat yang bisa membantu memperpendek antrian meski hanya untuk sedikit orang.
ADVERTISEMENT

Sebagaimana dilaporkan langsung oleh tim koran mandala dari stasiun pemberangkatan Halim, petugas di lapangan terpaksa melakukan kerja tambahan untuk mengurangi panjangnya antrian pemesanan tiket di depan loket.
Aplikasi Whoosh Error, Ratusan Calon Penumpang Tertahan di Stasiun Halim
Whoosh dan Pembiayaannya
Whoosh (Kereta Cepat Jakarta–Bandung, atau KCJB) adalah proyek kereta cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung, dikerjakan oleh konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek ini dimaksudkan untuk mempercepat waktu tempuh dan mengurangi kemacetan antara dua kota besar tersebut.
Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) resmi beroperasi sejak 17 Oktober 2023. Dari sisi biaya dan waktu pelaksanaan, proyek ini mencatat pembengkakan dana yang signifikan serta peningkatan jumlah penumpang secara bertahap.
Data dari Kementerian BUMN dan publikasi media menyebutkan bahwa biaya investasi Whoosh telah mencapai USD 7,2 miliar atau sekitar Rp 116 triliun. Nilai itu termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) sekitar USD 1,2 miliar dibanding estimasi awal sebesar USD 6 miliar.
Sebesar ± 75 persen dari total utang proyek bersumber dari pinjaman China Development Bank (CDB) dengan bunga tahunan sekitar 3,5–4 persen. Beban bunga yang harus dibayar diperkirakan mencapai Rp 2 triliun per tahun.
Layanan Normal Kembali
Koranmandala mendapat kesempatan untuk berangkat dari Halim pukul 18.00 WIB. Berdasar pantauan jam 18.20 WIB saat perjalanan menuju Bandung, aplikasi Whoosh sudah bisa digunakan dengan normal.
Perayaan ulang tahun ke-2 bisa dilanjutkan meski dengan kejutan yang tidak pernah diharapkan siapa pun, terutama mereka yang mengurus kereta peluru ini.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






