Jumat, 27 Februari 2026 19:39

KoranMandala.com – Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Tugu 0 Kilometer Taman Kota , Minggu (3/8/2025), untuk menyambut Gebyar 10.001 Bendera Merah Putih dan Kirab Merah Putih yang mengusung semangat kebangsaan dan persatuan. Kegiatan ini menjadi salah satu momen paling menggugah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kirab dilepas langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani serta Ketua TP-PKK, dari titik nol Kuningan. Kirab dimeriahkan oleh pasukan drum band dan berlangsung bersamaan dengan agenda Car Free Day, sebelum menuju Pendopo Kuningan dan dilanjutkan ke Gedung Perundingan Linggarjati, dengan pengawalan ratusan motor dari berbagai komunitas.

Bendera One Piece Berkibar, Nasionalisme Kita Diuji Jelang 17 Agustus

Upacara di Gedung Sejarah, Simbol Kuat Nasionalisme

Di halaman Gedung Perundingan Linggarjati, yang merupakan saksi sejarah diplomasi kemerdekaan Indonesia tahun 1946, dilangsungkan upacara kirab dengan inspektur upacara Bupati Dian. Acara ini juga dimeriahkan tari kolosal Saka Pariwisata yang dibawakan oleh Sanggar DNR.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Merah Putih adalah simbol keberanian dan kesucian yang harus terus dijaga dan diwariskan.

“Kirab ini adalah simbol semangat kebangsaan, semangat gotong royong, dan pengingat akan arti penting persatuan dalam keberagaman,” ucap Bupati Dian.

Pemilihan lokasi upacara di Gedung Linggarjati bukan tanpa alasan. Gedung ini menjadi bukti bahwa Kuningan memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan Indonesia, tidak hanya dalam medan tempur, tetapi juga lewat diplomasi.

“Mari kita kobarkan semangat kemerdekaan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama. Jadi pribadi Indonesia yang mandiri, tanpa melupakan sejarah,” tegasnya.

Gerakan 10 Tahun, Makin Bergema

Ketua pelaksana, Henny Kurnia Asih, dari Yayasan Merah Putih, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama satu dekade sejak dirintis oleh aktivis Hana Nining. Dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Persatuan dan Kesatuan Dalam Keragaman Budaya,” kirab tahun ini menjadi yang paling semarak.

Kabid Ekraf Disporapar Kuningan, Dading Fajarudin, menambahkan, acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) dan Yayasan Merah Putih.

“Harapannya, tahun depan Kirab Merah Putih akan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat,” ujarnya.

Kontributor Koran Mandala

Exit mobile version