Jumat, 27 Februari 2026 18:04

Koran Mandala – Penerapan nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi kunci dalam menjaga moral generasi muda dan membangun aparatur negara yang berintegritas. Hal ini disampaikan Bupati , Abdusy Syakur Amin, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Garut, Senin, 2 Juni 2025, di Lapangan Sekretariat Daerah Garut, Kecamatan Tarogong Kidul.

Dalam amanatnya, Bupati Syakur Amin menyoroti tantangan demoralisasi di kalangan anak-anak akibat pergaulan yang tidak terkendali. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut menjaga akhlak dan perilaku anak-anak sebagai bagian dari perwujudan sila kedua Pancasila: “Kemanusiaan yang adil dan beradab.”

Memaknai Hari Pancasila di Era Disrupsi Digital

“Ancaman demoralisasi anak-anak makin nyata. Salah satunya karena pergaulan yang tak terkendali. Ini harus jadi perhatian kita bersama,” ujar Syakur.

Terkait hal tersebut, ia mengapresiasi kebijakan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang menetapkan jam malam pelajar. Syakur meminta dukungan Satpol PP dan ASN agar memastikan anak-anak sudah berada di rumah sebelum pukul 9 malam.

“Saya mohon secara khusus bantuan Satpol PP dan ASN yang juga orang tua dari anak-anak, tolong pastikan mereka sudah ada di rumah sebelum jam sembilan malam,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat mengedepankan pendekatan yang santun saat mengingatkan anak-anak lain di luar rumah pada malam hari.

Selain soal moral generasi muda, Bupati Syakur menyinggung pentingnya pengamalan sila kelima Pancasila, “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Ia menegaskan bahwa ASN adalah pelayan masyarakat yang harus mendedikasikan diri untuk kemajuan rakyat.

“Kita telah memilih jalan sebagai pelayan masyarakat. Artinya, kita mendedikasikan hidup untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka,” jelasnya.

Ia menutup pidato dengan ajakan untuk bersama-sama menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat Garut yang lebih berakhlak dan sejahtera.

Exit mobile version