ADVERTISEMENT
Menurut Vasseur, sekarang bukan saatnya bicara performa semata. Ia menggarisbawahi bahwa tim kerap kehilangan referensi dan waktu di awal musim ketika jarak tempuh kurang pada periode tes sebelumnya.
Ia mencontohkan pengalaman Ferrari di musim 2025, saat tim kesulitan menemukan ritme akibat kurangnya data uji.
“Sebelum kita berbicara soal performa di Australia, kita harus mengerti keandalan mobil lebih dulu,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Dani Pedrosa: Perubahan Aturan dan Pemasok Ban Bisa Mengubah Jalannya ‘Cerita’ MotoGP 2027
Rencana ini menjadi langkah awal untuk menghindari masalah teknis saat balapan resmi dimulai.
Strategi “Spec A” dan Pengembangan Mobil
Vasseur juga menyebut semua tim kemungkinan besar menghadirkan mobil dengan spesifikasi awal (spec A) saat tes pertama.
Itu berarti paket mobil yang dipakai di Barcelona mungkin berbeda jauh dari yang akan tampil di Grand Prix Australia nanti.
Pendekatan ini wajar. Setiap tim kini fokus pada uji coba dasar sebelum meningkatkan performa. Dengan regulasi yang terus berubah, kemampuan beradaptasi cepat jadi poin besar.
Ferrari bahkan menegaskan bahwa hasil di test tidak akan menentukan kesuksesan sepanjang musim. Yang penting adalah data valid dan pengembangan berkelanjutan.
Dampak Lebih Luas di Grid F1
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






