ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Drama panas Toto Wolff dan Antonelli di F1 Qatar 2025
Tensi memuncak saat Red Bull menuduh bahwa Antonelli memberi jalan pada Norris di lap akhir Qatar GP. “Antonelli membiarkan Norris lewat, itu jelas sekali,” ucap Helmut Marko.
Namun, Wolff langsung menangkis keras tuduhan itu. Ia menyebut klaim Marko sebagai “total omong kosong” yang bikin dia tercengang.
ADVERTISEMENT
“Mercedes fokus mengejar posisi kedua di klasemen konstruktor. Antonelli sedang mengejar podium, bukan memberi bantu lawan.,” balas Wolff.
Detik-detik di Qatar
Pada penlap terakhir, Antonelli sempat tergusur saat mengerem. Ban belakang terkunci dan ia melebar di tikungan 10. Kesalahan itu memberi peluang bagi Norris untuk menyodok naik ke posisi keempat.
Marko melihat ini sebagai sinyal jelas bahwa ada “kesengajaan” dari belakang kemudi. Dia bahkan menyebut bahwa Antonelli dua kali memberi jalan bagi Norris.
Tapi Toto Wolff punya pandangan berbeda. Ia mengatakan bahwa kehilangan posisi itu murni kesalahan balapan, bukan rekayasa. Ia menambahkan bahwa klaim semacam itu sama saja menyebar fitnah tanpa bukti.
Implikasi di Tengah Perebutan Gelar
Hasil akhir Qatar GP membuat Norris mendapat dua poin ekstra. Sebuah keuntungan yang memberinya keunggulan 12 poin atas Max Verstappen jelang seri pamungkas di Abu Dhabi.
Tudingan dari Marko otomatis menambah rumor bahwa Red Bull mempertanyakan integritas hasil balapan.
Namun, pernyataan tegas Wolff berusaha meredam spekulasi itu. Ia memperingatkan bahwa tuduhan tanpa bukti bisa merusak citra olahraga.
Bagi Mercedes dan Antonelli, polemik semacam ini penting agar fokus tetap ke performa, bukan drama media.
Drama di Sirkuit dan Media
Kisruh ini menunjukkan bahwa persaingan di F1 tak cuma di lintasan. Kata-kata bisa memicu badai. Wolff menolak satu per satu tudingan yang ditujukan pada timnya.
Menjelang Abu Dhabi GP, sorotan kini tertuju bukan saja pada kecepatan mobil, tapi juga reputasi. Jika tudingan terus beredar tanpa klarifikasi, bisa jadi balapan kembali tercampur kontroversi.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






