ADVERTISEMENT
Tim medis yang dipimpin dokter Samuel Antuna dan Ignacio Roger de Ona memilih pendekatan konservatif.
Artinya, Marquez harus menjalani istirahat dan imobilisasi bahu secara penuh, hingga pemulihan klinis dan konsolidasi fraktur tercapai.
Dengan kondisi itu, Marquez dipastikan tidak turun di dua sesi berikutnya, yaitu seri Australia dan Malaysia. Rencananya, dia akan kembali di GP Portugal, satu seri sebelum final musim di Valencia.
ADVERTISEMENT
Russell Geber Pole di Singapura, Verstappen Tertahan: Drama Kualifikasi F1 GP Singapura 2025
Dampak Absennya Marquez
-
Persaingan di papan atas berubah
Tanpa Marquez, peluang pembalap lain untuk naik podium melebar. Tim Ducati dan pesaing lain akan lebih agresif memanfaatkan kekosongan posisi. -
Publik & Fans kecewa namun memahami
Raih gelar juara dunia, Marquez sang pemimpin kejuaraan bisa sedikit tenang meninggalkan paddock untuk fokus pulih. -
Spekulasi comeback yang hati-hati
Marquez mengungkap bahwa dia tidak mau terburu-buru dalam proses pemulihan, demi kembali dalam kondisi optimal.
Marquez sempat menyampaikan kepada penggemar bahwa cederanya tidak tergolong serius, namun ia harus menghormati proses pemulihan.
“Untungnya cederanya tidak serius, tetapi penting untuk menghormati waktu pemulihan,” jelas Marc Marquez.
Dia menegaskan ingin kembali sebelum musim usai, tapi tanpa melewati rekomendasi dokter.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






