Kamis, 26 Februari 2026 22:09

KORANMANDALA.COM –Kementerian Sosial Saifulloh Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan satu data nasional yang akurat, untuk penyaluran bantuan sosial.

Politisi dari PKB itu menyatakan data yang selaras merupakan kunci utama ketepatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

“Melalui konsistensi pembaruan data, pemerintah menargetkan penyaluran bansos akan semakin tepat sasaran dan berkeadilan,” Ujarnya.

Jadwal SIM Keliling di Kota Bandung Selasa 11 November 2025

Sejauh ini, Kata dia, data yang ada dilapangan masih mentah yang tercecer di tingakat wilah, seperti RT, RW dan Kelurahan. seharusnya sesuai Instruksi Presiden (Impres) Nomor 4 tahun 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pengelola data tunggal.

“Yang lain itu (Pemerintah daerah) hanya membantu pemutakhiran Tapi pengelola datanya itu tunggal,” Kata Pria yang akrab disapa Gus Ipul Saat Rapat Koordinasi di Bandung Selasa 11 November 2025.

Dalam upaya meningkatkan akurasi data, Kemensos mendorong pembentukan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di seluruh desa sebagai pusat layanan aduan dan pendataan warga terkait kesejahteraan, termasuk bantuan sosial, pendidikan, pekerjaan, dan permasalahan sosial lainnya.

“Kami akan memulai dengan menghadirkan puskesos di seluruh desa. Sehingga kedepannya masyarakat desa bisa mengurus misal izajah yang tidak bisa ditebus karena tidak ada biaya,” ujarnya.

“Di puskesos itu nanti ada operatornya, yang akan menindaklanjuti terus Ke tingkat kabupaten, kota, dan sampai tingkat provinsi,” lanjut Gus Ipul.

 Selain mekanisme formal melalui RT/RW, masyarakat juga dapat menyampaikan pembaruan data melalui aplikasi Cek Bansos, SIK-NG, maupun layanan pusat aduan.

“Kita lakukan projek terus, kita lakukan verifikasi dan validasi ada yang didatangi langsung ke rumahnya ada yang masih menggunakan aplikasi,” Ujarnya. (Sarah)

Menyajikan berita dan konten-konten yang menarik tapi berkualitas dengan bahasa yang lugas. Menuju Indonesia lebih baik.

Exit mobile version