Kuasa Hukum Resbob Persoalkan Kewenangan PN Bandung dan Dakwaan Jaksa (Sarah/Koranmandala)
KORANMANDALA.COM –Kuasa hukum Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, Fidelis Giawa, berharap keluarga Azizah Salsha dapat menunjukkan kebesaran hati dengan memaafkan kliennya dan sang adik, Muhammad Jannah alias Bigmo. Terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Azizah Salsha, istri pesepakbola Timnas Indonesia Pratama Arhan.
Fidelis menyampaikan harapan tersebut usai mendampingi Resbob menjalani pemeriksaan di Rumah Tahanan Polda Jawa Barat oleh penyidik dari Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, Resbob diperiksa selama kurang lebih dua jam oleh penyidik dengan puluhan pertanyaan yang diajukan selama proses pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
“Klien kami diperiksa sekitar dua jam, dari pukul 11.00 sampai 13.00 WIB. Kurang lebih ada 30 pertanyaan yang disampaikan penyidik,” ujar Fidelis. Saat dikonfirmasi Selasa 10/3/2026
Ia menambahkan, selama pemeriksaan berlangsung kondisi Resbob dalam keadaan baik dan mampu menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik.
“Secara kondisi sehat dan bisa menjawab pertanyaan dengan lancar,” katanya.
Terkait kemungkinan pemeriksaan lanjutan, Fidelis menyebut hal tersebut masih menunggu keputusan penyidik setelah memeriksa saksi-saksi lainnya, termasuk Bigmo.
“Kalau soal pemanggilan kembali kami belum tahu. Itu tergantung penyidik setelah melihat keterangan saksi-saksi lain, termasuk Bigmo,” ujarnya.
Fidelis juga menuturkan bahwa setelah konten tersebut menjadi viral, Resbob langsung meminta adiknya untuk menghapus unggahan yang menimbulkan polemik. Di sisi lain, saat pemeriksaan penyidik juga mengingatkan agar pihak-pihak yang sempat menyimpan atau merekam konten tersebut tidak lagi menyebarkannya agar persoalan ini tidak semakin meluas.
“Sehari setelah konten itu viral, Resbob langsung menghubungi adiknya, Bigmo, untuk menghapus unggahan tersebut karena akun yang digunakan memang milik adiknya. Mereka juga sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Selain itu, dalam pemeriksaan tadi penyidik juga menegaskan agar siapa pun yang sudah sempat mengunduh atau merekam konten tersebut tidak kembali menyebarkannya,” ujarnya.
Fidelis menilai persoalan ini berawal dari candaan atau obrolan ringan yang kemudian berkembang menjadi polemik. Ia menegaskan tidak ada niat dari Resbob maupun Bigmo untuk merugikan atau mencemarkan nama baik pihak lain.
“Ini lebih kepada keisengan anak muda yang suka bergosip soal kehidupan pribadi orang. Tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik,” ujarnya.
Karena itu, ia kembali menyampaikan harapan agar keluarga Azizah Salsha dapat memberikan maaf, terlebih dalam suasana bulan Ramadan yang identik dengan saling memaafkan.
“Kami memohon kebesaran hati keluarga Azizah, terutama orang tuanya yang juga tokoh publik dan dekat dengan masyarakat. Semoga di bulan Ramadan ini bisa membuka pintu maaf untuk Resbob dan Bigmo,” pungkasnya.
KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…
KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…
KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…
KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…
KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…