ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Polda Jawa Barat bersama Polresta Bandung menggelar operasi pemberantasan premanisme di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (1/10). Operasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Bin Opsnal Binmas Polda Jabar Kompol Darwan dan Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, berhasil mengamankan 38 orang dari berbagai lokasi yang dikenal rawan aksi premanisme.
Sebelumnya, polisi menyasar sejumlah titik strategis di Rancaekek yang kerap menjadi tempat berkumpulnya para pelaku premanisme. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah individu yang terdiri dari pengamen jalanan, anak punk, juru parkir liar, penjual air mineral ilegal yang tidak memiliki izin, hingga beberapa orang yang kedapatan menggunakan obat keras terbatas tanpa resep dokter.
Kabag Bin Opsnal Binmas Polda Jabar Kompol Darwan menjelaskan, seluruh individu yang terjaring operasi telah didata secara rinci oleh petugas. Selain pendataan, mereka juga diberikan pembinaan langsung di tempat oleh anggota kepolisian.
ADVERTISEMENT
“Kami memberikan pengarahan terkait dampak negatif dari tindakan premanisme dan pentingnya menjaga ketertiban umum,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).
Dia menegaskan operasi ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi praktik premanisme yang sangat meresahkan warga. Operasi seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan dengan waktu dan lokasi yang berbeda,” ucapnya.
Bagi para pelaku premanisme yang terjaring, Dinas Sosial Kabupaten Bandung akan memberikan pembinaan lanjutan. Hal ini dilakukan agar mereka memiliki bekal keterampilan dan dapat kembali ke masyarakat dengan cara yang lebih positif.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






