Galaktosa: Sumber Energi Penting dan Manfaatnya bagi Kesehatan

KoranMandala.com – Galaktosa adalah jenis gula sederhana yang termasuk dalam kelompok karbohidrat monosakarida. Gula ini merupakan komponen dari laktosa dan secara alami ditemukan dalam susu serta produk olahannya. Setelah dikonsumsi, galaktosa diubah menjadi glukosa oleh hati dan digunakan tubuh sebagai sumber energi.

Manfaat utama galaktosa adalah sebagai sumber energi yang mendukung aktivitas sehari-hari. Selain itu, galaktosa yang terdapat dalam susu juga baik untuk tumbuh kembang bayi.

Meskipun bermanfaat bagi kesehatan, tidak semua orang dapat mencerna galaktosa dengan baik. Beberapa kondisi kesehatan justru membuat konsumsi galaktosa dapat menyebabkan berbagai keluhan.

ADVERTISEMENT

Manfaat kesehatan galaktosa meliputi:

Sebagai sumber energi: Galaktosa, sebagai karbohidrat sederhana, cepat diserap oleh tubuh dan menjadi sumber energi yang segera tersedia, terutama selama aktivitas berat atau olahraga intens. Galaktosa juga membantu pemulihan tubuh setelah beraktivitas.

Membantu pembentukan sel dan jaringan tubuh: Dalam tubuh, galaktosa diolah bersama protein untuk menghasilkan glikoprotein, yang penting untuk pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan tubuh. Ini juga berperan dalam pembentukan mielin yang melindungi saraf.

Menjaga fungsi hati: Penelitian menunjukkan galaktosa dapat membantu memproses karbohidrat dengan lebih baik, mengurangi risiko gangguan hati seperti perlemakan hati. Galaktosa juga bisa menurunkan kadar beta-amyloid, yang terkait dengan peradangan hati.

Mendukung perkembangan bayi: Galaktosa, yang juga terdapat dalam ASI, berkontribusi pada pembentukan sel-sel otak dan jaringan saraf bayi, serta mendukung perkembangan fisik dan kognitif. Senyawa ini juga memperbaiki pencernaan dan meningkatkan imunitas bayi.

Sumber galaktosa meliputi susu, produk olahan susu, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan beberapa buah-buahan.

Namun, individu dengan kondisi galaktosemia tidak dapat mencerna galaktosa dengan baik, sehingga harus menghindari makanan yang mengandung galaktosa dan laktosa untuk mencegah komplikasi.

Galaktosemia pada anak-anak dapat menyebabkan gejala serius, sementara pada orang dewasa gejalanya lebih ringan.

Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan konsumsi galaktosa yang tepat dan aman sesuai kondisi kesehatan.- ***

Published by

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

11 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

12 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

13 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

13 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

14 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

16 jam ago