Wisata bisa duduk di tempat duduk yang ada, ayunan dan sejumlah saung dari kayu dan bambu.
“Pokoknya keren lah,” kata Diana, seorang wisatawa asal Bandung ketika bertemu KoranMandala di suatu sore.
Menurut Turman, “Anak Pantai” memang belum terkenal seperti yang lainnya di Pangandaran seperti Kampung Turis.
ADVERTISEMENT
Namun ia yakin, tak lama lagi “Anak Pantai” akan terkenal seperti yang lainnya.
Siapapun, kata dia, bisa nongkrong, botram di kawasan tersebut.
Hanya sayangnya, pengunjung tidak bisa berenang karena kawasannya termasuk area yang dilarang untuk berenang. (gia)
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…
KORAN MANDALA – Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota…
KORAN MANDALA –Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta segera memasuki babak pergantian kepemimpinan. Anne…
KORAN MANDALA –Dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kota Bandung menjadi sorotan…